Akan Bangun Bandara Baru, DPRD Provinsi Bengkulu Cari Reverensi Ke DIY

bengkuluSelasa, (29/03/2016) komisi III DPRD Provinsi Bengkulu berkunjung ke DPRD DIY. Kunjungan diterima Drajad Ruswandono, Sekretaris DPRD DIY.  Drajad sapaat akrab Drajad Ruswandono meminta maaf, karena saat bersamaan keseluruhan dewan sedang mengikuti Bimtek (Bimbingan Teknis).

Hal tersebut dimaklumi Jonaedi dan Suharto selaku koordinator rombongan. Bahkan keduanya mengaku senang dan  bersyukur, keinginannya berkunjung ke DPRD DIY sejak dua minggu lalu terwujud.

Tak lama usai mengenalkan masing-masing anggotanya, Jonaedi mengungkapkan rencana Komisi III, yang bergerak di bidang pembangunan untuk berkonsultasi terkait rencana pengalihan Bandara di Kota ke Kabupaten Sluma. Jonaedi menuturkan DIY dirasa menjadi pilihan yang tepat untuk dijadikan reverensi pembangunan bandara. Alasannya, karena saat ini DIY akan membangun bandara baru internasional di Temon, Kulonprogo.”Tapi , keinginan membangun bandara internasional di Bengkulu belum memungkinkan karena minimnya landasan dalam pembangunan.” Ungkap Jonaedi.

Drajad menuturkan bandara baru internasional di Temon, Kulonprogo di bangun di atas Sultan Ground dan Pakualaman Ground. Persiapan telah banyak dilakukan dengan melibatkan pihak-pihak terkait. Seperti dinas PUP-ESDM (Pekerjaan Umum, Perumahan, Energi, dan Sumber Daya Mineral), Dinas Perhubungan, BLH (Badan Lingkungan Hidup), dan BPN (Badan Pertanahan Nasional).

Saking asiknya diskusi, diskusi melebar ke ranah Tata Tertib dewan dan upaya yang dilakukan dewan dalam menjaring aspirasi masyarakat. Drajad menuturkan DPRD DIY telah memiliki tata tertib yang di antaranya mengatur tentang AKD (Alat Kelengkapan Dewan), persidangan, rapat dan pengambilan keputusan, risalah, laporan rapat, undangan, tata pakaian, dan bahasa, produk hukum DPRD, pembentukan Perda/Perdais, fungsi pengawasan DPRD, kode etik, dll.

Adapun upaya yang dijalankan dewan dalam menjalin aspirasi masyarakat melalui reses, publik hearing, dan turun ke lapangan yang dapat juga dilakukan secara pribadi. Public hearing misalnya, sebelum public hearing sosialisasi pelaksanaan public hearing di publikasikan di koran, sehingga masyarakat dapat mendaftarkan diri mengikuti public hearing. (S)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*