Angkat Jaminan Kesehatan Dalam Dialog Interaktiv Jogja TV

JOGJA TV JAMINAN KESEHATAN MASYARAKATBantul, dprd-diy.go.id – Dialog interaktif kembali digelar DPRD DIY di Jogja TV. Bertajuk jaminan kesehatan bagi seluruh warga DIY, dialog ini menghadirkan dua narasumber. Atmaji,  narasumber pertama dari Fraksi PAN mengulas tentang pentingnya masyarakat peduli pada kesehatan mereka sendiri. Dengan bekerjasama dengan berbagai pihak, Atmaji berharap jaminan kesehatan dapat diakses oleh seluruh masyarakat DIY.

Sulistyo, Asisten Sekretariat Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat mengamini apa yang diungkapkan Atmaji. Jaminan kesehatan saat ini  telah mencapai 90% pengakses. Adapun yang 10%nya masih dilakukan pendataan dan untuk mengetahui apa yang menjadi kendalanya.

“Dimasa yang akan datang bahwasanya ada harapan konsep jaminan kesehatan dapat diakses hanya dengan menggunakan KTP (Kartu Tanda Penduduk),” ungkap Atmaji. Ketika ditanya apa yang menjadi alasannya? Atmaji menjelaskan bahwa banyaknya fasilitas jaminan kesehatan yang disediakan oleh pemerintah seperti BPJS, JKR dan Askes ternyata dapat pula diakses lebih dari satu orang dengan menggunakan berbagai nama. “Bisa jadi satu orang memiliki kartu jaminan kesehatan lebih dari satu.” Ungkap Atmaji.

Karenanya dengan konsep jaminan kesehatan dengan menggunakan KTP, tidak akan terjadi dobel kartu jaminan kesehatan.

Adapun terkait dengan fasilitas yang diberikan oleh BPJS, baik Atmaji ataupun Sulistyo mengungkapkan bahwa saat ini tidak semua obat dapat diberikan hanya dengan menggunakan jaminan kesehatan. Oleh karena itu,  pemerintah sedang berusaha untuk dapat mewujudkannya. “Saat ini sudah mulai ada pengembangan, dulu sakit jantung tidak bisa dilayani dengan jaminan kesehatan, sekarang bisa.” Jelas Sulistyo.

Sugeng peserta mandiri dari Wirobrajan menanyakan mengenai kepastian kenaikan iuran yang akan dimulai pada  tanggal 1 april 2016. Meskipun nantinya ia tidak berkeberatan untuk mengikuti  aturan yang baru itu, naman ia masih berharap bahwa kenaikan itu hanya sekedar wacana saja. Menanggapi hal tersebut, baik  Atmaji maupun Sulistyo belum dapat menjawab secara pasti. Namun Sulistyo berharap upaya-upaya dapat dilakukan untuk menghindari kenaikan. “Harapannya tidak naik, tapi fasilitas kesehatan dapat ditingkatkan.” Ungkap Atmaji yang diangguki Sulistyo.

Di akhir acara Atmaji menghimbau kepada masyarakat DIY untuk membiasakan hidup dan berperilaku sehat, dan berusaha untuk melakukan pencegahan terhadap penyakit. Adapun Sulistyo berharap pelayanan apapun yang diberikan oleh pemerintah, masyarakat diharapkan dapat menggunakannya  dengan sebaik mungkin. (S)

 

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*