Audiensi Dari Serikat Pekerja Paguyuban Crew Pt. Jogja Tugu Trans adukan nasib

Ketua bersama Anggota Pansus 1 BA, No.1 TH.2015 DPRD DIY telah menerima audiensi dari Serikat Pekerja Paguyuban Crew PT. Jogja Tugu Trans terkait dengan perpanjang perjanjian antara Pemerintah Daerah DIY dengan PT. Jogja Tugu Trans. Berkaitan dengan hal tersebut pimpinan rombongan menyampaikan hal-hal bagaimana nasib kami setelah perjanjian kontrak PT. JTT berakhir dan tidak diperpanjang kembali. Padahal semua crew PT.JTT mulai dari sopir, penjaga halte biaya hidupnya bergantung kepada perpanjangan kontrak PT.JTT. Hal ini juga dikhawatirkan akan berdampak banyaknya pengangguran.

Tentang perilaku kami ugal-ugalan karena menyesuaikan dengan time table sehingga kami kejar-kejaran. Dengan sistem time table pada kondisi lalu-lintas saat ini tidak sesuai. Ada baiknya di sesuaikan dengan kondisi lalu-lintas saat ini;

Pasal 12 yang mengatur gaji crew, PT.JTT belum pernah menaikkan gaji kami dalam satu tahun ini. Kami berharap pasal ini jangan di hapus. Saya mengusulkan bila pasal 12 itu di syarat kan dalam lelang apabila sampai terjadi lelang.

Selain itu kami sampaikan bahwa Trans Jogja merupakan peremajaan dari angkutan umum. Dengan dimatikannya trayek lama harapannya Trans Jogja dapat menjadi angkutan umum yang aman, nyaman dan terjangkau oleh masyarakat Yogyakarta. Akan tetapi kami selaku crew PT.JTT merasa resah akan adanya pemberitaan di media massa yang akan diputuskannya kontrak PT.JTT sehingga kami semua merasa resah dan khawatir tentang kelangsungan operator PT. JTT.

Kami mohon kepada DPRD DIY dan seluruh stake holders untuk memperhatikan aspirasi kami yang telah di sampaikan dan kami hadir disini mewakili dari 400 crew PT.JTT mempercayakan kepada Bapak-Bapak untuk mendapatkan solusi.

Menanggapi permasalahan yang disampaikan dari Serikat Pekerja Paguyuban Crew PT. Jogja Tugu Trans Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY (Ir.Didik Purwadi) menyampaikan bahwa Sejak dulu Pemerintah Daerah ingin mempunyai angkutan umum yang baik di Daerah Istimewa Yogyakarta. Sejarah nya juga adalah persatuan dari 5 perusahaan maka ini adalah suatu hal yang baik di Jogja.

Menyikapi kegelisahan Crew PT.JTT, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda juga gelisah juga namun kita berhadapan dengan Peraturan Perundang-undangan. Hal ini yang menjadi kendala kemudian hanya satu perusahaan. Harapan Jogjakarta di tahun 2015 memiliki New Trans Jogja dengan trayek yang baru dan semakin lebar. Untuk itu kita sangat memahami posisi masing-masing mohon juga teman-teman memahami posisi kita (Pemerintah).

PANSUS BA No.1 Tahun 2015 DPRD DIY Menanggapi kegelisahan crew PT.JTT terkait dengan berakhirnya kontrak PT.JTT DPRD DIY memaklumi dan turut merasakan yang tentunya akan berdampak pada hukum. Untuk itu Dewan bersama dengan Pemerintah Daerah akan mencoba mencari solusi yang terbaik agar tidak ada yang dirugikan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*