Audiensi Warga Pandak Bantul Terkait Peningkatan Ruas Jalan Bantul-Srandakan

audiensi srandaan

DPRD DIY menerima kunjungan audiensi dari masyarakat Desa Triharjo Kecamatan Pandak Kabupaten Bantul pada Jumat (6/4) yang bertempat di Ruang Rapat Paripurna Lantai 1 DPRD DIY. Audiensi kali ini dipimpin oleh Tumijo selaku perwakilan warga Desa Triharjo Kecamatan Pandak Kabupaten Bantul dan diterima oleh Arif Noor Hartanto selaku Wakil Ketua DPRD DIY.

Warga Desa Triharjo Pandak Bantul melakukan kunjungan audiensi terkait dengan penyampaian aspirasi para masyarakat terkait program peningkatan ruas Jalan Bantul-Srandakan yang berhubungan dengan lahan yang dimiliki oleh para warga. Mereka juga menyampaikan permohonan agar dilakukan sosialisasi ulang oleh Pemerintah terkait diadakannya peningkatan ruas jalan tersebut. Pada audiensi kali ini, dihadiri pula oleh Danang Wahyu Broto dari Fraksi Partai Gerindra.

Disampaikan oleh Tumijo selaku ktua rombongan, bahwa para warga setuju dan mendukung adanya proyek peningkatan ruas Jalan Bantul-Srandakan tersebut, dengan catatan sudah ada kesepakatan atara warga dengan Instansi terkait. “Kami warga pemilik lahan di wilayah Desa Triharjo yang terdampak peningkatan ruas Jalan Bantul-Srandakan sangat mendukung terlaksananya program tersebut dengan catatan kalau sudah ada kesepakatan antara kami sebagai warga pemilik lahan dengan instansi yang terkait”, ungkap Tumijo.

Yusup, salah satu warga Desa Triharjo mengatakan bahwa perlu diadakan sosialisasi ulang terkait proyek peningkatan ruas jalan tersebut. “Usulan saya diadakan sosialisasi ulang di tingkat Kelurahan agar seluruh warga masyarakat yang merasa mempunyai usulan yang “sengaja” tidak diundang bisa menghadiri pertemuan tersebut”.

Di akhir audiensi, Arif Noor Hartanto selaku Wakil Ketua DPRD DIY menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mengawal proses ini hingga menemui titik terang dan mengkomunikasikan kepada pihak terkait. “Kami selaku unsur Pimpinan Dewan akan mengawal terus menerus agar pembicaraan-pembicaraan terkait dengan yang menjadi hak adami bagi bapak ibu sekalian yang sudah merelakan itu tidak boleh ada pihak yang mendzolimi pihak yang lainnya”.

Pihaknya juga akan menghentikan sementara proyek ini sampai adanya musyawarah yang lebih baik dengan pihak terkait proyek peningkatan ruas jalan tersebut. “Terkait dengan solusi yang lebih teknis, saya sepakat bahwa proyek ini harus dihentikan terlebih dahulu untuk adanya musyawarah yang lebih “nguwongke” kepada semua pihak”, ungkap Wakil Ketua DPRD DIY yang akrab disapa Inung tersebut.

“Memang sepakat dengan Pimpinan Dewan tadi, nanti mesti akan ada komunikasi tingkat lanjut, dan tadi Mas Inung juga sudah mulai jelas, kami nanti akan mengupayakan untuk memfasilitasi komunikasi dari Pemerintah dengan warga terdampak,” imbuh Danang Wahyu Broto salah satu anggota Dewan dari Fraksi Gerindra. (mc/az)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.