Belum ada kesepakatan”buntu” ganti rugi Flyover jombor

DSC_0414Senin (16/6) DPRD DIY memfasilitasi audiensi antara masyarakat yang terkena dampak pembangunan jembatan Flyover jombor. Hadir dalam audiensi pimpinan dewan Hj. Tutiek Masria Widyo, SE juga hadir kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Energi dana Sumber Daya Mineral DIY Rani Sjamjinarsi. Setelah menempuh beberapa pertemuan, masyarakat yang terkena dampak pembangunan jembatan Flyover jombor belum menemui kesepakatan yang di harapkan.

 Masalah ganti rugi menjadi permasalahan pokok yang didiskusikan dalam audiensi ini. Warga meminta nilai ganti rugi dari Rp. 10 juta kemudian turun menjadi Rp. 8 juta per meter persegi. Namun Pemda DIY tetap mematok nilai appraisal Rp 4,5 juta per meter persegi. Namun warga tetap menolak nilai yang di tawarkan oleh Pemda DIY.

Rani Sjamjinarsi menawarkan proses appraisal tahun depan 2015 apabila warga tetap menolak. Hal ini menunjukkan audiensi kali ini tidak adanya kesepakatan antara warga dan Pemda DIY. Yang menjadi acuan nilai ganti rugi berasal dari Appraisal tahun 2010 dan 2012.. (hms/az)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*