BEM AMIKOM Keluhkan Hoax dan Hate Speech

Perkembangan teknologi menjadi suatu hal yang tidak dapat dihindari. Terlebih saat ini, era dimana internet ada di genggaman tangan. Berbagai fenomena sosial dan permasalahannya menjadi satu paket yang penting diperhatikan. Berita Hoax dan hate speech misalnya diadukan Badan Eksekutif Mahasiswa AMIKOM ke DPRD DIY sebagai hal yang meresahkan. Berita-berita tidak jelas, bohong kerap menimbulkan tidak hanya di dunia virtual, melainkan memicu konflik di masyarakat. Begitu juga dengan hate speech. Netizen begitu mudah menyerang personal atau golongan dengan kata-kata kasar. “Sedangkan tindakan tegas belum diberlakukan.”Ungkapnya pada senin,(12/05/2017) di Ruang Transit DPRD DIY. Rofiq berharap mengatasi hal tersebut pemerintah segera melakukan kajian dan membentuk pencegahan dan sangsi hukumnya.

Merespon aduan tersebut, Ketua DPRD DIY Yoeke Indra Agung Laksana berharap berbagai lini masyarakat termasuk masyarakat mengawal dengan mencetuskan ide-ide yang logis dalam mencegah fenomena Hoax dan hate speech. Terkait hate speech, Yoeke sapaan akrab Yoeke Indra Agung Laksana membayangkan terdapat teknologi yang mampu mendeteksi dan mengfilter kata-kata atau ujaran kebencian. “Jadi misalnya di list kata-kata kebencian yang apa saja, dan dapat diteksi ketika ada yang mau memposting.” Ujar Yoeke. Ia berharap adanya teknologi semacam tersebut mampu mencegah terjadinya hate speech. (S)

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*