Capaian Kinerja dalam LKPJ Tahun Anggaran 2013

DSC_0137 (420x279)Terobosan baru dilakukan oleh Pansus LKPJ DIY, untuk pertama kalinya di Indonesia pembahasan LKPJ memanfaatkan ruang public yang dikemas dalam acara public hearing.  Pada public hearing yang dilaksanakan di Ruang Rapat Paripurna lantai II disiarkan langsung oleh RRI Yogyakarta pada Rabu (23/04) lalu pukul 13.00 bertujuan menjaring aspirasi masyarakat dalam rangka penyusunan Laporan Pertanggungjawaban Gubernur (LKPJ) DIY Tahun Anggaran 2013 yang dibuka oleh Ketua DPRD DIY, Yoeke Indra Agung Laksana. Dalam kesempatan ini, Esti Wijayati selaku Ketua Pansus bertindak sebagai moderator, turut hadir  Drs. Tafip Agus Rayanta, M.Si Kepala Bappeda DIY serta anggota-anggota pansus lain.

Kepala Bappeda DIY memberikan pemaparan sekilas mengenai LKPJ DIY Tahun 2013 mengenai indikator kinerja termasuk didalamnya indikator kinerja utama (IKU) dan indikator kinerja yang tidak tercapai. Secara garis besar, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), pertumbuhan ekonomi, dan daya saing pariwisata DIY selalu meningkat dari tahun ke tahun. Akan tetapi, besaran yang ditunjukkan oleh indeks Williamson ketimpangan wilayah yang terjadi di DIY cukup besar, pembangunan wilayah Gunung Kidul dan Kulon Progo yang masih tertinggal cukup jauh dari wilayah lainnya. Dalam kesempatan ini, beliau juga menyampaikan informasi terkait dengan indikator kinerja yang tidak tercapai selama tahun 2013. Hal ini disampaikan untuk mendapatkan rekomendasi terkait perbaikan indikator kinerja yang tidak tercapai agar tahun berikutnya dapat dilakukan perbaikan.

Presentase capaian kinerja per bidang kerja yang hampir mendekati angka 100% bukan berarti bahwa DIY bersih dari masalah-masalah lain yang ada, jawaban inilah yang dipertanyaan salah seorang tokoh masyarakat yang berpartisipasi dalam acara ini. Angka capaian kinerja ini merupakan angka yang tercapai selama masa kerja tahun 2013. Masalah yang masih saja terjadi, contohnya bidang transportasi, kesehatan, dan sistem drainase tidak hanya membutuhkan masa 1 tahun kerja. Angka presentase capaian kinerja yang dicapai tersebut hanya awal rencana kinerja saja. Untuk penanganan masalah kemacetan yang terjadi di DIY misalnya, terdapat program khusus pemerintah yang mendesain transportasi sedemikian rupa serta ada penggerakkan transportasi publik yang lebih memuaskan dibanding kendaraan pribadi yang dapat menjadi perubahan revolusioner dalam mengatasi kemacetan di DIY saat ini.Masukan dari masyarakat masih dapat diterima karena masa pembahasan LKPJ diperpanjang sampai pada 2 Mei 2014. (hms.efm)

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*