Cari Referensi Raperda Inisiatif

dsc_0019Jogja, dprd-diy.go.id – Kamis, (15/09/2016)  Arif Noor Hartanto, Wakil Ketua DPRD DIY menerima kunjungan kerja pimpinan dan anggota badan legislasi daerah DPRD Provinsi Bali. Kunjungan yang berlangsung sekitar dua jam di ruang transit DPRD DIY tersebut membahas tentang mekanisme penyusunan rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif dewan dan penyusunan prolegda (progam legislasi daerah). Ketua rombongan menyampaikan kegelisahannya terkait raperda inisiatif yang didominasi oleh eksekutif, sehingga menyebabkan raperda inisiatif DPRD hanya sedikit.

Menanggapi hal tersebut Inung sapaan akrab Arif Noor Hartanto mengungkapkan bahwa baik DPRD atau pun eksekutif sama-sama dapat mengusulkan Raperda inisiatif. Inung mencontohkan ketika komisi mengusulkan Raperda inisiatif, selanjutnya pengusul menyampaikan kepada Pimpinan DPRD DIY dan diteruskan kepada Bapemperda. Jika disetujui, maka langkah selanjutnya adalah menyusun naskah akademik dan Draft Raperda. Penyusunan  Naskah Akademik dan Draft Raperda dilakukan oleh Akademisi melalui penunjukan. Setelah Naskah Akademik danDraft Raperda siap, selanjutnya disampaikan kepada pimpinan DPRD DIY, dan diteruskan kepada Bapemperda dan Badan Musyawarah untuk dijadwalkan waktu untuk pembahasan oleh Paniti Khusus yang ditetapkan dalam sebuah sebuah Rapat Paripurna.

Berdasarkan Tata Tertib bahwa panitia khusus  diberi waktu kurang lebih 1 bulan untuk menyusun Rancangan Peraturan Daerah dan dapat diperpanjang selama 10 hari. Apabila pada waktu yang telah ditetapkan masih belum selesai, diberi perpanjangan waktu selama 10 hari kembali. (S)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*