Dampak Kenaikan BBM untuk DIY

DSC_0451 (320x213)Selasa(25/06), DPRD DIY menyelenggarakan Forum Diskusi Wartawan dengan tema Dampak BBM terhadap Bahan Kebutuhan Pokok. Forum Diskusi Wartawan ini memang agenda rutin yang dilakukan oleh DPRD DIY. Acara Forum Diskusi Wartawan ini dengan narasumber Rimawan Pradiptyo, Phd dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM. Dalam forum diskusi tersebut Rimawan Pradiptyo menjelaskan bahwa menurut hasil penelitiannya memang harga bbm sudah seharusnya naik sejak 2011. Beliau sendiri memang sudah merekomendasikan hal tersebut sejak tahun 2011, namun baru terealisasi tahun 2013 ini. Harga bbm memang harus naik, solusinya memang harus naik. Selain itu solusi yang lain yang diungkap oleh Rimawan Pradiptyo adalah pengenalan Ron 90.  Subsidi bbm diturukan memang dampaknya pada kenaikan inflasi, kalau pun subsidi dikurangi harusnya penurunannya harus bertahap. Dinas Perindagkop sendiri sudah melakukan upaya untuk menanggulangi dampak dari harga kenaikan bbm. Upaya yang dilakukan dengan membuat pasar murah beras yang akan dilakukan pada bulan Juli 2013. Pasar murah beras tersebut telah bekerjasama dengan Kabupaten dan Kota di DIY, yang diharapkan dapat mengurangi dampak dari kenaikan bbm. Pasar murah tersebut juga kemungkinan bertambah terus  untuk pengendalian kenaikan inflasi. Ahmad Sumiyanto anggota DPRD DIY menjelaskan, DPRD DIY sendiri juga sudah melakukan komunikasi Dinas Perindagkop untuk melakukan inspeksi ke pasar-pasar tradisional juga.(hms.srd)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*