Dana Bansos Masih Terkendala Syarat Berbadan Hukum

paguyuban ternak datangi DPRD DIYSelasa (19/01/16) Kelompok masyarakat yang terdiri dari Peternak Kambing dan Peternak Ikan Tawar dari Bantul datangi Kantor DPRD DIY untuk beraudiensi serta menjabarkan tujuan untuk inisiasi pembentukan paguyuban masyarakat peternak dan perikanan Bantul.

Paguyuban peternak ditemui langsung oleh pimpinan DPRD DIY, Yoeke Indra Agung L,  di ruang lobby lantai 1 DPRD DIY yang juga dihadiri dari Dinas-dinas terkait:  Dinas Kelautan dan Perikanan dan Dinas Pertanian DIY.

Selain menjabarkan proses yang telah dilalui oleh paguyuban, Ilham salah seorang anggota kelompok  peternak ikan tawar menjelaskan bahwa kegiatan ekonomi rakyat sebagaimana yang dilaksanakan oleh kelompok tani perlu dukungan. “kegiatan ekonomi rakyat seperti ini mohon dukungan dari DPRD DIY dan pemerintah,” tegasnya.

Sementara itu, Puji salah satu dari anggota kelompok peternak kambing juga dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa kelompok tani, khususnya kelompok peternak kambing sudah mendapatkan dukungan dari masyarakat yang menghibahkan tanahnya untuk area peternakan rakyat. Selain itu Puji juga mempertanyakan kepada Dewan bagaimana caranya agar masyarakat yang punya kegiatan ekonomi dapat dijangkau oleh APBD maupun program pemerintah.

Menanggapi hal tersebut, Yoeke menjelaskan bahwa saat ini  agak lebih susah menerima bantuan dana bansos karena adanya persyaratan kelompok tersebut harus memiliki badan hukum. Sementara itu, Kepala Seksi Pengujian dan Pengawasan Mutu Hasil Perikanan pada Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) DIY, Sunardi, juga belum dapat memberikan penjelasan yang memuaskan terkait dengan pertanyaan mengenai hibah.  “Masih membingungkan bagi kami, namun kami apresiasi proses yang bapak-bapak lakukan. Bapak-bapak juga bisa datangi kantor kami  untuk memperoleh penjelasan lebih detail.  Ada juga program bimtek untuk masyarakat,” tambahnya. Ada 87 kelompok yang belum memenuhi syarat yang telah ditentukan oleh hukum, kita di dinas mengikuti aturan saja, ujarnya. Kita akan siap memberikan informasi yang dibutuhkan bapak-bapak.

Di akhir pembicaraan Yoeke berpesan agar paguyuban bisa berkomunikasi dengan pihak terkait baik di tingkat kabupaten maupun provinsi agar kemudian bisa di masukkan dalam kebijakan atau anggaran di tahun depannya. (az)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*