DANA DESA UNTUK KEMAJUAN DESA

KamDSC_0022is (15/10) komisi A berkunjung ke Berbah tepatnya di desa Tegal Tirto. Komisi A turut mengawal pembahasan dana desa. Susilo sebagai tuan rumah mengaku dana desa yang diterima digunakan untuk pembangunan fisik dan non fisik. Fisik seperti pengadaan fasilitas kantor dan pembangunan. Sedangkan non fisik berupa pemberdayaan masyarakat. Diantaranya mewujudkan kelompok produktif dan memajukan pendidikan di Tegal Tirto.

Adapun penyusunan progam, Susilo melibatkan semua lembaga desa. Hal tersebut supaya progam yang berjalan berdasarkan musyawarah. Harapannya, ketika progam sudah terbentuk, dalam pelaksanaannya diikuti oleh berbagai pihak.

Heri Sumardiyanta komisi A mengapresiasi gerakan cepat dan tanggap yang dilakukan oleh desa Tegal Tirto. “Dana desa diharapkan dapat membantu mewujudkan desa yang produktif, inovasi, maju dan tanggap terhadap perubahan.” Ungkap Heri Sumardiyanta.

Heri sapaan akrab Sumardiyanta juga memberikan beberapa saran. Diantaranya, pengoptimalan pemerintah desa serta tata kelola pemerintahan, perencanaan serta pengaktualisasian progam dari dana yang diterima, adanya regulasi karena setiap progam seharusnya memiliki payung hukum. Terakhir saran sekaligus harapan Heri kepada pemerintah provinsi terhadap kejelasan tata administrasi tentang Sultan Ground dan Pakualaman Ground.

Agar dana desa dapat terserap secara maksimal, Beny Suharsono dari Biro Pemerintahan mengaku pentinganya memiliki rasa percaya terhadap managemen desa. “Kita percaya bahwa desa memiliki kemampuan.” Ungkapnya.

Selain itu, dasar perencanaan harus matang. Sehingga progam dapat berjalan dengan lancar karena ada antisipasi dan perencanaan sebelumnya. “Jangan sekali-kali melaksanakan aktivitas tanpa perencanaan.” Tambahnya. (S)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*