DANAIS 2015 LEBIH FLEKSIBEL

Rabu, (29/04) DPRD DIY mengadakan seminar kemitraan bidang pemerintahan. Dua tim ahli atau pakar pimpinan turut dihadirkan. Danais (Dana Keistimewaan) menjadi salah satu bahasan pada seminar yang berlangsung di ruang Rapur lantai dua DPRD DIY.

Dr. W Riawan Tjandra, S.H., M.Hum, tim Ahli atau pakar pimpinan DPRD DIY sekaligus dosen Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya Yogyakarta menyatakan pencairan Danais tahun anggaran 2015 lebih fleksibel dan tidak terpatok pada prosentase termin. Hal tersebut dikarenakan tahun 2015 Danais menggunakan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA).

Selain itu, Riawan Tjandra juga mengungkapkan dalam seminar bahwasanya pertanggungjawaban Pemda DIY per triwulan menjadi syarat fleksibelitas  Danais. Pemda DIY mengusulkan tiga tahapan dalam pencairan Danais. Pertama sebesar 15%, 65% dan terakhir 20% dari total alokasi Danais senilai Rp 547,5 miliar.

Danais tersebut digunakan untuk urusan kebudayaan, tata ruang, pertanahan dan kelembagaan Pemda DIY. Adapun kisaran terbesar yaitu dalam urusan kebudayaan yakni Rp. 420, 8 milyar.

Pendidikan berbasis budaya turut disinggung Awan Santosa, S.E, M.Sc tim pakar komisi A DPRD DIY sekaligus Direktur Eksekutif Mubyarto Institute. Mengutip Pasal 38 ayat (3) tentang  Pendidikan nonformal sebagaimana dimaksud  dalam Pasal 37 ayat (3) huruf c dapat dilakukan melalui lembaga kursus dan lembaga pelatihan, kelompok belajar, pusat kegiatan belajar masyarakat, majelis taklim, pondok pesantren dan pendidikan anak usia dini jalur nonformal.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*