DPRD DIY DUKUNG KEINGINAN DPRD PROVINSI BANGKA BELITUNG LESTARIKAN CAGAR BUDAYA

BABEL CAGAR BUDAYADilatarbelakangi keinginan melestarikan dan mengembangkan budaya Bangka Belitung, DPRD Provinsi Bangka Belitung mencari reverensi ke DPRD DIY pada Selasa (12/04/2016). Didit pimpinan rombongan mengaku , Bangka Belitung memiliki potensi dalam pelestarian budaya. “Namun kita perlu rujukan pengelolaan dalam pelestarian cagar budaya, dan kami memilih DIY.” Ungkapnya.

Hal tersebut dibenarkan MARSIDI politikus partai PAN. Marsidi berharap dengan dibentuknya peraturan daerah mengenai cagar budaya, cagar budaya di Bangka Belitung tidak hanya sekedar di lestarikan, namun juga dikembangkan. “Diharapkan juga pelestarian cagar budaya memiliki nilai-nilai sejarah yang dapat dipelajari oleh generasi selanjutnya.” Tutur Marsidi.

Mendengar ulasan tersebut, ketua DPRD DIY, Yoeke Indra Agung Laksana mengapresiasi langkah yang akan ditempuh DPRD Provinsi Bangka Belitung. Yoeke sapaan akrab Yoeke Indra Agung Laksana, juga berterimakasih atas dipercayanya DIY menjadi landasan dalam menentukan langkah pelestarian cagar budaya. “Sebenarnya kami juga masih dalam proses belajar.” Ungkap yoeke. Yoeke mengibaratkan, langkah yang ditempuh DIY dalam melestarikan dan mengelola cagar budaya ibarat anak yang baru belajar berjalan.

Namun demikian, UU Keistimewaan DIY yang salah satunya mengatur tentang kebudayaan, memberikan perhatian terhadap cagar budaya. “Saat ini DIY sedang menggarap Perdais kebudayaan.” Terangnya. Yoeke mengulas terkait Perda tata nilai budaya yang disinergikan dengan pendidikan.  “Harapannya dengan disineergikannya Perda tata nilai budaya dalam pendidikan, Perda tersebut dapat terimplementasi dalam pembentukan karakter yang berbudaya luhur.” Terang Yoeke.

Nunik A dari Dinas Kebudayaan mengakui perhatian pelestarian budaya di diy salah satunya kota gede. “di kota gede banyak sekali ditemukan cagar budaya.” Ungkap Nunik. Namun, pelestarian budaya yang dimaksud tidak hanya sekedar pelestarian. “Melainkan harus berimbas pada kesejahteraan masyarakat.” Tambahnya.  Nunik bersyukur di DIY masih banyak terdapat dokumen-dokumen budaya yang dapat dikaji.

Adapun wakil ketua DPRD DIY, Arief Noor Hartanto meyakinkan kepada rombongan DPRD Provinsi Bangka Belitung agar tidak ragu dalam mengambil langkah pelestarian cagar budaya. Pelestarian cagar budaya sangat penting sebelum terlambat terlalu jauh. “Tapi memang banyak yang harus kita pikirkan, salah satunya anggaran yang digunakan dalam pelestarian dan pengelolaan cagar budaya.” Ungkapnya. (S)

DSC_0033DSC_0047

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*