DPRD JATIM MEMNTA DPRD DIY BEBERKAN KESIAPAN TANTANG MASYARAKAT EKONOMI ASEAN

JATIMSenin (8/06) H. Yoeke Indra Laksana SE menerima kunjungan komisi B DPRD Jawa Timur. Kunjungan yang berlangsung di ruang transit dini hari dalam rangka studi banding terkait pertumbuhan dan peningkatan potensi Usaha Kecil Menengah (UKM). DPRD Jawa Timur berkeinginan agar UKM Jawa Timur memiliki daya saing yang kuat menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Dipimpin Moch. Basuki beberapa masalah diungkapkan di hadapan H. Yoeke Indra Laksana SE, dan komisi B yang terdiri RB. Dwi Wahyu B, S.Pd, M.Si, Drs. Aslam RidloPd, M.Si, dan B Danang Wahyu Broto, SE, MSi. Adapun beberapa masalah tersebut diantaranya tentang proteksi sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) agar siap menghadapi persaingan usaha di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), dan aspek yang akan ditonjolkan pemerintah daerah DIY dalam memastikan unifikasi kualitas produk UMKM menghadapi MEA. Yoeke sapaan akrap H. Yoeke Indra Laksana SE menyatakan “Untuk menghadapi MEA, pemerintah daerah DIY telah berupaya untuk memproteksi sektor ekonomi lokal berskala kecil melalui pembentukan Perda No 8 Tahun 2011 Tentang Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Moderen.” Perlindungan terhadap pasar tradisional di DIY diakui Yoeke turut dilakukan karena berbagai kegiatan ekonomi mikro, tradisional dan lokal terjadi di pasar tradisonal. Hal tersebut dimaksutkan agar dalam jangka panjang terdapat potensi benefit untuk menghindarkan kalah bersaingnya para pelaku pasar tradisional dengan pusat perbelanjaan dan toko moderen (S)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*