EKSEKUTIF GORONTALO REKOMENDASIKAN DIY SEBAGAI REFERENSI PENATAAN KAWASAN STRTAEGIS

 

KAWASAN STRATEGISSenin (15/06) delapan rombongan dari Gorontalo berkunjung ke DPRD DIY. Dipimpin H. Sun Biki, rombongan sampai ke DPRD pukul 09.00. H. Sun Biki mengaku kunjungan ke DPRD DIY kali ini adalah inisiatif eksekutif. Keinginan menjadikan Gorontalo sebagai daerah maju, dan berkawasan strategis, dilakoninya dengan berguru kepada DIY.

“Bagaimana menyiasati penataan pengawasan strategis?” ditanya demikian, Ir. Arief Budiono komisi C mengaku bahwasanya dewan tidak menguasai permasalahan. Karenanya demi terciptan tatanan yang baik, dewan mengajak tenaga ahli atau pakar untuk mendampingi dalam membuat keputusan pada saat Pansus (Panitia Khusus).

Hj. Rany Widayati, SE, MM menuturkan banyak permasalahan dialami DIY. Salah satunya kawasan strategis yang berkaitan erat dengan Sultan ground, Pakualaman ground dan tata ruang. “Peraturan Daerah (Perda) Kawasan Strategis Provinsi (KSP) adalah turunan RT/RW.” Tambah Ir. Arief Budiono. Namun KSP tersebut belum dituangkan dalam Perda. Ir. Arief Budiono memandang hal tersebut sudah seharusnya dibentengi sejak awal. “Di DIY meskipun sudah ada RT/RW masih banyak pembangunan yang tak beraturan.”

Pernyataan Ir. Arief Budiono dibenarkan oleh Harnanto. Perwakilan dari Bappeda tersebut mengaku gelisah terhadap maraknya pembangunan di DIY yang tidak mengindahkan prosedur, baik dari sisi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) ataupun Badan Lingkungan Hidup (BLH). (S)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*