EVALUASI TIGA PERDA DI DIY

DSC_0142Jogja, dprd-diy.go.id – Senin, (22/08/2016) di bawah pimpinan Joko Purnomo public hearing diselenggarakan. Public hearing yang dibuka langsung oleh pimpinan DPRD DIY dalam rangka menerima masukan terhadap Rakepwan pengawasan pelaksanaan peraturan daerah (Perda) DIY tentang HIV AIDS P4GN, pengendalian pengawasan peredaran minuman beralkohol dan pelarangan minuman oplosan.

Joko Purnomo selaku ketua Pansus BA 22 tahun 2016 menuturkan DIY telah memiliki Perda No. 12 tahun 2010 tentang penanggulangan human immunodeficiency virus (HIV) dan acquired immune deficiency syndrome (AIDS), Perda No. 13 tahun 2010 tentang pencegahan dan penanggulangan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, psikotropika dan zat adiktif, serta Perda No. 12 tahun 2015 tentang pengendalian dan pengawasan minuman beralkohol serta pelarangan minuman oplosan. Namun Joko Purnomo melihat implementasi dari ketiga Perda tersebut belum dapat berjalan secara maksimal. “ Belum mampu menjadi senjata pamungkas untuk menyelesaikan masalah-masalah di masyarakat, terutama mengenai tiga hal tersebut.” Ungkap Joko Purnomo.

Turut menghadirkan Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Satpol PP dan sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) dalam public hearing tersebut. Adapun anggota Pansus yang digawangi Joko Purnomo di antaranya Arief Setyadi, Arief Budiono, Nandar Widoro, Dharma Setyawan, Hamam Mustaqim, dan Nur Jannah. (S)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*