Front Demokrasi tolak RUU PILKADA

DSC_0730Front Demokrasi Dari Gabungan Elemen Mahasiswa Peduli Demokrasi berunjuk rasa di halaman depan dan hall DPRD DIY menolak RUU PILKADA. RUU PILKADA yang sedang di sidang kan DPRD RI sangat menentukan arah demokrasi ke daerah di Indonesia ke depan. RUU tersebut berisi tentang wacana pengembalian mandate kepada DPRD dalam mekanisme pemilihan kepala daerah. Tentunya hal ini berkonsentrasi bahwa rakyat harus menyerahkan penuh kepercayaannya keda wakil rakyat daerah untuk menentukan pilihan kepala daerahnya. Tetap kah kepercayaan tersebut dengan melihat kualitas ‘wakil rakyat’ yang terus merosot? Terwakilkan lah kepentingan rakyat tersebut?

Atas berbagai diskusi dan kajian yang di lakukan terhadap polemik RUU PILKDA ini, pada akhirnya kami FRONT DEMOKRASI telah merumuskan sikap, yaitu:

  1. MENOLAK DRAFT RUU PILKDA YANG DIAJUKAN OELH PEMERINTAH, DAN MEMINTA PENKAJIAN ULANG TERHADAPNYA. Sangat dibutuhkan peninjauan kembali oleh pemerintah terkait urgensi, kesiapan masyarakat, serta ke sesuaian sistem pemilihan kepala daerah yang tepat bagi masyarakat sekarang.
  1. MENDUKUNG PEMILIHAN KEPALA DAERAH SECARA LANGSUNG OLEH RAKYAT SEBGAI PEMEGANG KEDAULATAN TERTINGGI. Kondisi perpolitikan dan kondisi sosiologis masyarakat masih menuntut sistem pemilihan kepala daerah secara langsung. Hal ini terkait dengan legitimasi dari kepala daerah itu sendiri dalam menjalankan pemerintahannya secara otonom
  1. MENUNTUT AGAR PEMIRNTAH LEBIH MENGUTAMAKAN EVALUASI DAN PERAPIAN SISTEM PEMILIHAN KEPALA DAERAH YANG SEARANG DAN BUKAN MENGGANTINYA. Berbagai keluhan terkait anggaran penyelenggara, biaya politik, dan penyimpanan yang terjadi dalam pemilihan kepala daerah langsung seyogyanya dapat di benahi  dengan tanpa harus mengganti sistem. Pencerdasan politik dan efisiensi anggaran menjadi solusi yang dapat mendukung penyelenggaraan demokrasi yang sesungguhnya
  1. MENHIMBAU PENIGKATAN PARTISIASI AKTIF RAKYAT DALAM MEKANISME PEMILOHAN KEPALA DAERAH. Partisipasi rakyat pada tahap pemilihan kepala daerah, mulai dari persiapan hingga terpilih nya kepala daerah hal yang sangat penting. Hal tersebut dapat dilakukan dengan ikut memilih dan mengawasi penyelenggaraannya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*