GEMAYOMI Beraudiensi dengan DPRD DIY

Kunjungan kedua Gemayomi ke DPRD DIY disambut oleh Ketua DPRD DIY, H. Yoeke Indra Agung Laksana, SE. Rabu (16/5), di Lobby DPRD DIY. Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut atas orasi yang dilaksanakan di Halaman Gedung DPRD DIY, Senin (14/5). Dalam kesempatan ini, Gemayomi masih menyatakan sikapnya dalam menyampaikan rasa duka dan belasungkawa kepada keluarga korban tindakan keji di Mako Brimob dan korban peledakan bom bunuh diri yang telah terjadi di beberapa gereja di Surabaya. Aliansi tersebut juga memandang bahwa tindakan terorisme yang menelan korban nyawa dan kerusakan fasilitas ibadah dan umum di beberapa gereja di Surabaya dilakukan secara sistematis oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, tindakan tersebut harus dilawan oleh semua komponen bangsa secara sistematis yang dapat dimulai dengan menghentikan ujaran kebencian hingga menindak dengan tegas radikalisme di Indonesia.

Gemayomi memberikan penekanan terhadap usulan memberhentikan politisi di parlemen yang baik secara terang-terangan maupun secara terselubung telah sengaja mendukung dan melakukan pembiaran tumbuh suburnya pemikiran dan tindakan radikal di Indonesia dan mengenakan politik identitas untuk meraih kekuasaan. Mereka

Ketua DPRD DIY , Yoeke Indra sangat mengapresiasi Gemayomi, karena telah menjadi pioner atas kegiatannya yang berani mengutuk tindakan terorisme di DIY. Koordinator dengan berbagai instansi selalu dilakukan oleh Dewan untuk menjaga kestabilan beserta keamanan masyarakat DIY. Dalam kesempatan tersebut, dewan juga memaparkan bahwa DIY memiliki program yang bertujuan untuk membumikan Pancasila dan Sinau Pancasila yang dibiayai oleh APBD sebagai dasar Negara. Program ini dirasa sangat bermanfaat untuk memupuk rasa cinta tanah air dari anak-anak usia dini baik itu di sekolah, maupun di lingkungan Instansi Pemerintah.

Dewan menyetujui dengan memberikan surat aspirasi kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, terkait penyampaian aspirasi masyarakat untuk menolak terorisme sebagai bentuk dukungan dewan terhadap gerakan Gemayomi. Yoeke Indra juga menyambungkan, bahwa kehidupan damai masyarakat tidak boleh digadaikan demi alasan apapun, baik politis maupun kepentingan antar golongan. Semua masyarakat yang tinggal di Indonesia berhak untuk hidup damai dan merasa aman. Dalam penutupnya, Gemayomi menyatakan kesanggupannya untuk turut serta berkolaborasi bersama Lembaga Negara beserta Ormas lainnya untuk memerangi terorisme beserta menjaga DIY supaya tidak terganggu dari tindakan intoleransi. (NABR)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.