Iklan di Jalan Provinsi Akan Ditertibkan

Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penggunaan dan Pemanfaatan Bagian-bagian Jalan Provinsi saat ini tengah dibahas di DPRD DIY. Pengajuan Raperda ini dilatarbelakangi menjamurnya papan iklan dan media informasi di ruang manfaat jalan (rumaja) provinsi yang ditengarai melanggar aturan.

Ketua Pansus Raperda Penggunaan dan Pemanfaatan Bagian-bagian Jalan Provinsi, Anton Prabu Semendawai, Jumat (02/06/2017), memperkirakan sekitar 200 papan iklan dan media informasi di jalan provinsi yang menyimpang. Pemasangan yang tidak sesuai aturan itu berpotensi mengganggu keamanan pengguna jalan dan konstruksi jalan.

“Banyak iklan dan baliho memakai bahu jalan, banyak juga yang terlalu menjorok ke badan jalan seperti di Jalan Kaliurang. Dengan Perda ini nantinya yang melanggar itu akan akan ditertibkan. Tujuan Perda ini untuk menjamin keamanan konstruksi jalan, keamanan fungsi jalan, kelancaran lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan,” jelas Anton.

Perda akan mengatur pemanfaatan meliputi bangunan utilitas, bangunan iklan dan media informasi, penanaman pohon, bangunan gedung dan pembuatan jalan masuk. Kondisi existing jalan provinsi yang perlu pengaturan contohnya ruas jalan Yogyakarta-Pulowatu, Yogyakarta-Kaliurang, Yogyakarta-Kebon Agung I (Godean/ Nanggulan), Yogyakarta-Bakulan (Parangtritis).

Menurut Anton, banyaknya penyimpangan itu karena selama ini masih ada ruang abuabu untuk perizinan terkait utilitas dan iklan. Provinsi sebagai penyelenggara jalan, namun izinnya kadang dikeluarkan pemerintah kabupaten. Izin pemasangan iklan di Pemkab, sedangkan Pemda melalui Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUPESDM) DIY hanya menerbitkan rekomendasi teknis saja.

“Setelah Perda ini berlaku, nantinya Pemda DIY sebagai penyelenggara jalan akan memberi rekomendasi sekaligus menerbitkan izin. Kita akan mempunyai payung hukum untuk melakukan penindakan dan penertiban terhadap penyimpangan-penyimpangan itu. Pemasangan iklan dan baliho harus memenuhi peraturan teknis,” tutur Anton. (Bro)

sumber

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.