ILDI butuh Sokongan dari Pemda

DPRD DIY menerima audiensi dari Ikatan Langkah Dansa Indonesia (ILDI) yang diterima di Ruang media centre lantai 2 gedung DPRD DIY (15/09). Audiensi ini diterima oleh Bapak Arif Noor Hartanto Wakil ketua DPRD DIY juga selaku Ketua Federasi Olahraga Rekreasi-Masyarakat Indonesia (FORMI) DIY.

Hadir Dengan perwakilan pengurus ILDI DIY Diani Anindiati, Novia Rukmi, Sudiyati, dan Lies H.s. Maksud dan tujuan dari audiensi ini ialah menyampaikan aspirasi dari Ikatan Langkah Dansa Indonesia terkait dukungan terhadap Olahraga Rekreasi.

Olahraga rekreasi adalah olahraga yang dilakukan oleh masyarakat dengan kegemaran dan kemampuan yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan kondisi dan nilai budaya masyarakat setempat untuk kesehatan, kebugaran, dan kegembiraan.

Diani Anindiati, menyampaikan dalam menghadapi Festival Olahraga Rekreasi Nasional terkait dengan pengiriman atlit kami tidak seperti yang lain, kami akan melaksanakan audisi/seleksi. Disamping memberikan kesempatan atlit yang belum berpeluang. Keterlibatan atlit yang dipilih dengan keterkaitan pendanaan nanti juga kita harus sharing.

Dalam undang-undang sistem keolahragaan nasional itu olahraga rekreasi itu menempati salah satu posisi sebagai pilar sistem keolahragaan tersebut prestasi sendiri, non prestasi sendiri, rekreasi sendiri.

Hanya saja terkait dengan yang rekreasi ini perhatian dari kementerian pemuda dan olahraga itu belum sepadan dengan perhatian dari pemerintah daerah jadi jauh lebih bagus yang dikemenpora. Kemenpora itu ada berbagai event yang ada disana yaitu yang kemudian mengharuskan pemerintah daerah juga terlibat dalam event tersebut.  Secara formal daerah memang tidak menganggarkan sebagaimana yang diharapkan oleh organisasi seperti forum ini. Dulu kita pernah mendapatkan bantuan dari anggaran pemerintah untuk anggaran kegiatan formi waktu awal-awal dulu tapi ketentuan yang tidak boleh tahun yang berikutnya berturut-turut itu akhirnya menjadi kendala sendiri.

Dari pada hal yang disampaikan sebelumnya Inung sapaan akrab Arif Noor Hartanto menjelaskan bahwa, solusi yang coba kami pecahkan terkait dengan berbagai gelaran event jika event itu diselenggarakan oleh kementerian pemuda dan olahraga itu seringkali kita nyaman karena sudah tidak ada beban pembiayaan, tetapi memang forumnya bukan yang massal tetapi forum yang terbatas. Sementara Pemerintah Daerah perhatiannya masih agak timpang, kami sudah menyampaikan kepada eksekutif.

Kami dari formi untuk dana keikutsertaan dana tidak memungkinkan untuk membackup tapi nanti kami dari formi akan ikut mengusahakan kaitan dengan pembiayaan yang dimaksud. Bagaimana kemudian agar nanti bisa diberangkatkan dengan sebaik mungkin termasuk mungkin pola relasi kami dengan beberapa kalangan yang nanti bisa kita minta bantuan. Harapan kami keikutsertaan kami untuk cabang apapun seperti yang penyelenggara fornas yang akhir-akhir ini, formi tidak terkait langsung dengan pengiriman kontingen. Jadi kami memberikan kesempatan seluruhnya kemudian mandiri.

Kami nanti akan menempuh pola yang sama bagi setiap cabang silahkan secara mandiri untuk ikut event tersebut, kami tidak akan menghalangi sedikitpun, kami siap membantu administratifnya.

Inung juga berpesan untuk menyiapkan segala sesuatunya terkait teknis pemberangkatan atlit atau peserta dengan mempertimbangkan waktu dan situasi fornas ke depan. (az)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*