Kado Pahit Awal Tahun Baru 2017

Jogja, dprd-diy.go.id – Gerakan Mahasiswa Pembebasan melakukan aksi di depan Gedung DPRD DIY pada Kamis (12/1/2017). Naiknya Harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Tarif Dasar Listrik, Pajak STNK & BPKB, dan Sembako disebut Ricky Fattamazaya Korlap aksi sebagai kado Pahit Awal Tahun 2017.

Ricky berharap kedatangannya ke DPRD DIY agar anggota DPRD DIY berkenan mendengar dan menyampaikanm aspirasi yang dituntutkan. Namun, di saat yang bersamaan DPRD DIY sedang bertugas di Jakarta sehingga tuntutan disampaikan kepada Dyah Prabandari selaku Kasubag Pelayanan Aspirasi Masyarakat. Adapun tuntutan yang disampaikan Gerakan Mahasiswa Pembebasan meliputi;

  1. Kenaikan harga kebutuhan pokok, kenaikan tarif pajak, pencabutan subsidi Tarif Dasar Listrik (TDL) dan Bahan Bakar Minyak (BBM) sera defisit anggaran negara yang membuat kondisi rakyat melarat dan negara sekarat adalah dikarenakan selama 2 tahun kepemimpinan Jokowi – JK, kebijakan yang doterapkan adalah kebijakan yang pro terhadap kapital asing dan aseng, hal ini menunjukkan rezim penguasa saat ini tak berbeda jauh dengan rezim sebelumnya, yakni rezim neolib yang berlindung di balik citra “wong cilik”.
  2. Paket kebijakan liberal tersebut tertuang dalam kebijakan impor pangan dan tenaga kerja asing, perjanjian penambahan hutang luar negeri, serta penjualan dan perpanjangan perjanjian penguasaan aset-aset strategis kepasa korporasi asing. Walhasil Indonesia semakin terjerat jebakan hutang yang tak berkesudahan sembari harus merelakan SDA & SDE Indonesia terus-menerus dikuasai korporasi asing, rakyat pun terasing di negeri sendiri.
  3. Paket kebijakan liberal yang diterapkan oleh rezim neolib Jokowi – JK membuktikan bahwa selain rezim neolib ini telah nyata mengkhianati rakyat, negeri ini juga telah dikangkangi oleh Ideologi8 Kapitalisme – Liberal melalui mekanisme politik busuk demokrasi yang berlindung di balik simbol-simbol “keramat” ideologi dan undang-undang kenegaraan.
  4. Menyeru kepada seluruh elemen rakyat dan mahasiswa untuk mengganti ideology kapitalisme dan sistem demokrasi dengan syariah dan system khalifah. Karena hanya dengan syariah sajalah negeri yang telah salah urus ini dapat terselamatkan dari cengkeraman ideologi kufur dan penajajahan asing dan aseng. (as)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*