Kasus Pembunuhan Udin, DPRD DIY Siap Fasilitasi

DSC_0127 (320x213)Solidaritas Wartawan Untuk Udin meminta dukungan DPRD DIY terkait pengungkapan kasus Udin yang hingga 17 tahun tidak terselesaikan, Jumat (30/08). Aspirasi yang disampaikan yaitu DPRD DIY sebagai lembaga representasi dari masyarakat khususnya Komisi A yang membidangi Hukum mendesak Polda DIY agar mengungkap kasus pembunuhan Udin. Anggota Tim Pencari Fakta (TPF) kasus pembunuhan Udin, Asril Sutan Marajo menyampaikan keraguannya terhadap Polda dalam pengungkapan kasus Udin dikarenakan selama 17 tahun pejabat yang berwenang silih berganti tidak ada hasil pemeriksaan apa pun sesuai fakta. “Berbagai petunjuk berupa dokumen / arsip sudah kami dapatkan dan kami serahkan kepada lemabaga – lembaga terkait seperti Komnas HAM, DPR, Kepolisian dan lembaga lainnya namun hingga kini belum ada hasil,” ujarnya. Menanggapi aspirasi tersebut Yoeke Indra Agung L. selaku Ketua DPRD DIY akan memanggil Polda DIY beserta tim penyidik kasus Udin untuk dimintai klarifikasi. “Selain memanggil kami akan melobi fraksi – fraksi agar menyampaikan dukungan ke pusat untuk menyatakan sikap politik,” ujarnya. Wahyono anggota Komisi A DPRD DIY mengatakan, polisi masih punya pekerjaan rumah penuntasan kasus Udin. “Secara normatif sudah selesai dengan rampungnya penyidikan tapi perkara yang sebenarnya belum selesai,” ujarnya. Koordinator Solidaritas Wartawan untuk Udin, Ibnu Taufik mengatakan ada 90 berita yang diduga kuat terkait dengan penganiayaan yang berujung pada kematian.” Seharusnya ada celah yang bisa ditelusuri dimulai dari berita yang ditulis Udin diperkirakan ada 90 yang diduga kuat menjadi faktor terbununhnya Udin. Dia seorang jurnalis seharusnya Polisi melacak dari situ,” tuturnya. Pertemuan diakhiri dengan penyerahan bukti / dokumen kasus pembunuhan Udin ke DPRD DIY. (hms.ed)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*