Kethoprak Legislatif “Tanah Warisan 2014”

SONY DSCDalam rangka apresiasi pelestarian kesenian lokal, DPRD DIY bersama seniman dan pelajar menggelar pentas Kesenian Kethoprak Legislatif Kamis Malam (04/07) di Auditorium RRI (Radio Republik Indonesia), Jl. Gejayan, Sleman, DIY  dengan lakon “Tanah Warisan 2014”. Lakon tersebut bercerita tentang Kadipaten Kasepuhan yang sedang akan membangun kesejahteraan Rakyatnya, maka diangkatlah Pangeran Kanoman sebagai adipati cilik di Kadipaten Kanoman sebagai kepanjangan tangan Kadipaten Kasepuhan untuk  memperlancar  program  Kadipaten  Kasepuhan  memakmurkan rakyatnya. Saat pelantikan Pangeran Kanoman sebagai Adipati Kanoman, Adipati Kasepuhan melihat kecantikan istri adipati kanoman dan bergetar hatinya. Hal Tersebut diketahui oleh Demang Combrang abdi kinasih Adipati Kasepuhan. Obsesi Memiliki istri Adipati Kanoman terlaksana. Di sisi lain Demang Combrang dengan ambisinya bergandeng tangan dengan Tuan Zendeer yang akan berinvestasi mendirikan pabrik di wilayah kadipaten  Kasepuhan. Dengan menyewa Tanah yang dikuasai rakyat Kasepuhan maupun Kanoman. Hal tersebut digunakan Demang Combrang untuk kepentingan pribadi dengan cara membeli tanah rakyat Kasepuhan dengan harga yang sudah di mark up oleh Demang Combrang. Tapi rencana Demang Combrang ditentang oleh Rakyat Kasepuhan maupun Kanoman. Maka terjadilah Demo besar-besaran yang didukung oleh Patih maupun Punggawa yang pro rakyat Kasepuhan maupun Kanoman. Pemeran ketoprak berasal dari anggota DPRD DIY dan pelajar. Acara yang diselenggarakan setahun sekali tersebut dimulai pukul 19.30 – 23.00 Wib. (hms.ed)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*