Ketua DPRD DIY Terima Aksi dari Aliansi Masyarakat Yogyakarta Peduli HAM

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (DPRD DIY) Yoeke Indra Agung Laksana menerima aksi dari Aliansi Masyarakat Yogyakarta Peduli HAM pada Rabu siang (10/12) di Hall Gedung DPRD DIY. Aksi ini guna memperingati Hari HAM Sedunia yang jatuh pada hari ini.

 “Pemerintah belum serius menangani kasus-kasus pelanggaran HAM”, ujar Sugi dari Aliansi Masyarakat Yogyakarta Peduli HAM saat berorasi. Ia kemudian menyontohkan kasus pelanggaran HAM di masa lalu, seperti Kasus Udin. Ia juga menambahkan bahwa saat ini kasus pelanggaran di Yogyakarta justru bertambah mencapai 75 kasus hingga Juni 2014. Ini menunjukkan para aparatur penegak hukum tidak serius dan hanya menjadi pelayan para penguasa tanpa mampu menunjukkan profesionalisme untuk memihak kepada rakyat, katanya.

Dalam aksi ini, Aliansi Masyarakat Yogyakarta Peduli HAM juga menyampaikan 10 tuntutan, yaitu (1) tuntaskan persoalan pelanggaran HAM yang belum selesai di DIY, (2) hentikan kriminalisasi terhadap petani, aktivis, dan masyarakat sipil lainnya, (3) usut tuntas ORMAS terhadap kasus SARA, (4) hentikan reprisitas aparat terhadap massa aksi, (5) wujudkan profesionalitas penegakan hukum dalam penyelesaian persoalan HAM, (6) aparat negara harus menjadi aparat hukum, bukan sebagai aparat pemerintah, (7) pertegas gubernur sebagai miniatur negara untuk mengatasi persoalan HAM di DIY, (8) tuntaskan pelanggaran HAM berat masa lalu, (9) Jogja “Ora Didol” ke investor demi perlindungan lingkungan yang sehat, dan (10) berikan keadilan hukum dan proteksi pemerintah terhadap hak-hak petani, buruh, masyarakat adat, dan nelayan.

Menanggapi aksi tersebut, Yoeke sepakat dengan poin-poin aspirasi yang disampaikan oleh aliansi tersebut. Pihaknya juga mendukung secara politis Polda untuk menelusuri kasus-kasus pelanggaran HAM di DIY. (WS)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*