KOMISI A tinjau korban bencana gempa di dusun “Teletubbies”

komisi-a-rumah-anti-gempa-dome-teletabis-diy-7Komisi A bersama dinas terkait laksanakan kunjungan ke Dusun Sengir Desa Sumberharjo, Kecamatan Prambanan, Sleman, Yogyakarta tempat relokasi warga yang terkena bencana gempa pada tahun 2006 silam. Warga di relokasi dari bukit yang terkena longsor akibat gempa.

Kepala Dusun Sengir Hermanto menjelaskan, sejak direlokasi ke dusun yang terkenal dengan bentuk rumah yang unik (dome) rumah anti gempa atau lebih di kenal umum sebagai  rumah Teletubbies tersebut hingga kini belum mempunyai kejelasan status tanahnya.

Di dusun tersebut kini tinggal 73 kepala keluarga tinggal di rumah-rumah dome itu. Semenjak tahun 2010 warga membayar biaya sewa Rp11 juga per tahun. Selama ini, sewa tanah dibayar melalui skema 60% untuk pokdarwis dan 40% untuk kas desa. Pokdarwis  pengelola rumah dome sebagai kawasan wisata membantu warga untuk membayar sewa tersebut.

Pembayaran sewa tersebut dirasa masih membebani ekonomi warga karena untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masih sulit.

Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto mengatakan pemerintah perlu segera memberikan kepastian hukum tanah relokasi warga yang terkena bencana alam.  Tanah Relokasi harus diberi kepastian hukum. Skemanya sedang dibicarakan apakah itu sertifikat hak milik, hak guna, hak pakai atau hak sewa. Tetapi warga tidak boleh menjual atau menyewakan lagi ke orang lain.

permasalahan ini terbilang unik karena dusun sengir di relokasi ke tempat tanah kas desa berada tidak seperti yang di merapi secara penuh di talangi sampai tanahnya. Disisi lain ini aset Desa. Tambah Eko. (az)

komisi-a-rumah-anti-gempa-dome-teletabis-diy-8komisi-a-rumah-anti-gempa-dome-teletabis-diy-5 komisi-a-rumah-anti-gempa-dome-teletabis-diy-4 komisi-a-rumah-anti-gempa-dome-teletabis-diy-2

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*