Komisi II DPRD Provinsi Lampung Kunjungi DPRD DIY

DSC_0690Kunjungan kerja Komisi II DPRD Provinsi Lampung pada Rabu (18/06) ke DPRD DIY terkait penyusunan raperda-raperda yang pada saat ini sedang dalam proses penyelesaian sampai pada akhir masa jabatan anggota dewan Agustus nanti. Kedatangan rombongan diterima oleh Wakil Ketua DPRD DIY, Hj Tutiek Masria Widyo, SE didampingi SKPD-SKPD terkait dengan raperda yang tengah dibahas oleh DPRD Provinsi Lampung, diantaranya raperda rehabilitasi hutan dan lahan kritis, raperda pengelolaan daerah aliran sungai terpadu, raperda pengaturan mobilitas pangan strategis daerah, raperda optimalisasi sumber daya kelautan dan perikanan, serta raperda penyuluh pertanian, perikanan, kehutanan. Untuk itu, Wakil Ketua DPRD DIY menyarankan untuk memilih mana yang menjadi prioritas terlebih dahulu agar informasi yang didapatkan optimal.

Layaknya perda yang dimiliki oleh DIY,antara lain Perda Nomor 6 Tahun 2005 tentang usaha perikanan dan usaha kelautan DIY, Perda Nomor 13 Tahun 2011 tentang retribusi perijinan tertentu, dan Perda Nomor 16 Tahun 2011 tentang Zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, Provinsi Lampung menjadikan perda-perda tersebut terangkum dalam satu perda yakni raperda tentang optimalisasi sumber daya kelautan dan perikanan. Perwakilan dari Dinas Kelautan dan Perikanan DIY, menyarankan kepada Provinsi Lampung agar dalam Raperda-nya dicantumkan dasar hukum terkait zonasi yakni Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007 tentang zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.

Terkait dengan raperda tentang pengaturan mobilitas pangan strategis daerah Provinsi Lampung, Ir. Arofa Noor Indriani, M.Si Plt. Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan DIY,  menyebutkan bahwa DIY khususnya Kabupaten Kulon Progo telah memiliki program optimalisasi raskin menjadi program rasda. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar kerusakan-kerusakan beras yang terjadi di Bulog dapat diminimalisir sehingga masyarakat dapat menerima beras yang berkwalitas baik. (hms.efm)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*