Kunjungan Staf Kedubes Australia ke DPRD DIY

kunjungan Michael Dixon dan Vanessa Welyhorskyj mengunjungi DPRD DIY, Rabu (17/10). Kunjungan tersebut dalam rangka melengkapi studi banding di DIY yang telah dijalankan selama 10 bulan. Ditemani Mike Mariana selaku pendamping dari wsima bahasa, rombongan diterima oleh Kabag Umum Budi Nugroho dan Kasubag Legislasi Sumbogo Adibowo beserta staf Rio Kemal Syiefa. Dixon membuka diskusi dengan menanyakan tentang fungsi dan perbedaan DPRD DIY dengan daerah lain. “Dengan adanya UUK tentu DIY mempunyai perbedaan dengan daerah lain,” ujar Dixon. Menanggapi itu, Sumbogo menjelaskan fungsi DPRD ada tiga yaitu fungsi legislasi, pengawasan dan anggaran. “Fungsi DPRD pada dasarnya sama dengan daerah lain karena mengacu pada UU,” tuturnya. Ditambahkan oleh Rio terkait UUK, ada lima yang perbedaaan antara lain terkait mekanisme penetapan/verifikasi, tata ruang, kebudayaan, pertanahan dan kelembagaan. “Di daerah lain Gubernur beserta wakilnya dipilih langsung sedangkan di DIY ditetapkan melalui DPRD,” kata Rio. Selain UUK, disinggung juga terkait dinamika politik di DIY. Dijawab oleh Budi bahwa dinamika politik di DIY sangat dinamis namun tetap aman dan tenteram. “DIY relatif aman karena sebagian besar masih memakai asas kekeluargaan dan kearifan lokal,” pungkasnya. Sebelum pamit, Dixon mengaku sangat tertkesan dengan proses demokrasi di Indonesia dan DIY secara khususnya. “Indonesia terdiri dari berbagai suku dan budaya sehingga demokrasi di Indonesia sangat menarik ketimbang di Australia,” ujarnya. Vanessa yang baru 4 bulan di Indonesia juga menaympaikan bahwa perdana menteri (PM) Australia sekarang menaruh perhatian lebih ke Indonesia. “PM sangat terkesan dengan Yogyakarta, untuk selanjutnya Kedubes Australia mempunyai rencana mengarahkan kegiatan di sini,” pungkasnya. (hms.ed)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*