Kunjungan STISIP Bina Putra ke DPRD DIY

DSC_0212 (420x279)Kunjungan mahasiswa STISIP Bina Putra Banjar, Jawa Barat pada Senin (10/02) diterima oleh Arif Noor Hartanto, S.IP anggota Komisi A DPRD DIY bertempat di Ruang Ragab Lt. III berlangsung dengan lancar. Asikin, S.Sos, M.M sebagai  ketua rombongan menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan beliau dan rombongan ke DPRD DIY. Selain dari itu, beliau menambahkan ketertarikannya terhadap adanya bentor (becak motor) di wilayah DIY.

Menanggapi hal tersebut, Arif Noor Hartanto, S.IP Anggota Komisi A DPRD DIY menyebutkan bentor di DIY masih menjadi hal yang termasuk ke dalam zona abu-abu. Beliau tidak setuju dengan adanya bentor yang berkeliaran di jalanan Yogyakarta. “Yogyakarta memiliki moda transportasi unik dengan becak kayuhnya, sama halnya China memiliki becak yang ditarik oleh orang. Selain dari itu, mayoritas pemilik bentor berasal dari golongan ekonomi bawah sehingga motor yang digunakan adalah motor tua yang menimbulkan dampak polusi udara”, ungkapnya.

Rodi Susanto dan Susi Susanti mahasiswa dari STISIP Bina Putra Banjar menanggapi hal lain, terkait dengan system pemerintahan DIY yang mana Pemerintahan DIY memiliki keistimewaan. Dijelaskan oleh Arif Noor Hartanto, S.IP bahwa eksistensi keistimewaan DIY bisa  saja selama-lamanya atau juga bisa hanya seumur jagung, tergantung bagaimana masyarakat mempertahankan nilai-nilai keadiluhurannya. Dengan adanya keistimewaan menjadi satu keunggulan tersendiri bagi DIY, karena tidak akan terjadi money politic dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur karena Gubernur dan Wakil Gubernur diangkat berdasarkan dengan adanya penetapan. (hms.efm)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*