KUNJUNGAN TAMU DPRD PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT

Senin, (26/05) di Ruang Lobby Lt.1  DPRD DIY Wakil Ketua  DPRD DIY (Hj. Tutiek Masria Widyo, SE) dengan didampingi Anggota DPRD DIY lainnya telah menerima kunjungan tamu dari DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat. Adapun tujuan kunjungan DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam rangka mencari informasi terkait LHP-BPK-RI dan masalah Realisasi Pajak Daerah Tahun 2014. Berkaitan dengan kunjungan ini hal yang menjadi perhatian adalah pembahasan anggaran dan kewenangan di tingkat komisi di banding dengan badan anggaran, serta bagaimana menanggapi temuan BPK, dan realisasi pajak di daerah DIY di tahun 2014.

Pada prinsip nya Sama dalam pembahasan anggaran, di DPRD DIY dalam pembahasan anggaran yang paling berat juga ada di Komisi sehingga sampai di Badan Anggaran sudah final di Komisi-Komisi. Terkait dengan temuan oleh BPK RI di Daerah Istimewa Yogyakarta sama saja namun yang paling disoroti Badan Usaha Milik Daerah yaitu : BPD, PD. Tarumartani dan AMI (Anindya Mitra Internasional) dan yang ada temuan masalah transportasi yaitu Trans Jogja jawab Hj. Tutiek Masria Widyo, Se

Di sampaikan juga oleh Wakil Ketua DPRD DIY bahwa Daerah Istimewa Yogyakarta alhamdulillah mendapatkan WTP selama 3 tahun berturut-turut. Hal ini juga tidak terlepas berkat kerja keras eksekutif. Terkait realisasi pajak di Daerah Istimewa Yogyakarta yang paling besar didominasi pajak kendaraan bermotor. Hal inilah yang menjadi permasalahan. Satu sisi menguntungkan untuk pemasukan PAD mencapai 15 % namun di sisi lain banyak efek yang ditimbulkan dari makin bertambah nya  kendaraan bermotor, misalnya kemacetan, polusi dan tingkat kecelakaan pun bertambah. Di tahun 2014 Daerah Istimewa Yogyakarta sudah menerapkan sistem pajak progresif.(hms/az)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*