LETUSAN MERAPI MENYISAKAN PERMASALAHAN HINGGA SEKARANG

 

komisi A kunjungan ke bupati slemanLetusan gunung merapi lima tahun lalu masih menyisakan permasalahan hingga sekarang. Meskipun material letusan merapi membawa keberuntungan, dampak sosial tidak bisa dihindari. Truk pengangkut material, menjadikan masyarakat sekitar mengeluh akibat rusaknya jalan. Selain itu, tanah masyarakatpun turut tereksploitasi tanpa kontrol. Masuknya mesin-mesin penambang juga turut menjadi masalah khususnya dalam hal perizinan.

Eko suwanto ST, M.Si dalam kunjungannya ke kantor Bupati Sleman (Senin, 24/8) menyatakan perlunya penanggulangan bencana dan penataan paska bencana merapi. Ketua komisi A dari fraksi PDIP tersebut menjanjikan akan membahas masalah tersebut ke Panitia Khusus (Pansus) untuk dilakukan sinkronisasi dengan mengundang Bupati.

Pemetaan juga dipandang Eko Suwanto, ST, M.Si penting untuk dilakukan. Baik pemetaan wilayah ataupun membuat peta Sumber Daya Manusia (SDM). Eko Suwanto ST, M.Si mencontohkan, ketika terjadi bencana agar tidak hanya menjadi urusan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Tanaman salak yang terkena abu, menjadi urusan Dinas Pertanian. Adapun penganggaran, Eko sapaan akrab Eko Suwanto ST, M.Si menyebutkan dua hal. Pertama anggaran untuk pendidikan masyarakat. Kedua, anggaran terkait persoalan bencana. Dalam hal ini, Gatot Saptadi Bupati Sleman menyayangkan pengelolaan logistik yang hanya terfokus pada korban bencana alam. Relawan kurang diperhatikan.

Pertemuan tersebut turut menghadirkan Beny Suharsono kepala Biro Pemerintahan DIY. “Kami siap komunikasi, diskusi dan berkoordinasi untuk melakukan penanggulangan dan penataan bencana.” Ungkap Beny. (S)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*