LOD Memberikan Informasi Aduan Masyarakat ke Komisi A DPRD DIY

DSC_0461 (320x213)Lembaga Ombudsman Daerah (LOD) DIY menemui Komisi A DPRD DIY, Senin (23/09). Kunjungan LOD tersebut berkaitan tugas LOD yang salah satunya menerima dan menindak lanjuti aduan masyarakat terkait pelayananan publik. Ratna Sari menjelaskan aduan masyarakat paling banyak ada di BLSM dan pembayaran listrik pra bayar. Sedangkan kasus lain yang sedang dalam tahapan investigasi dan mediasi ialah jual beli tanah dibawah tangan, orang terlantar dan pengrusakan Bangunan Cagar Budaya “Smu 17”. “Tujuan kami kemari ingin memberi informasi dan berharap adanya hubungan kerja sama dalam penyelesaaian kasus,” ujarnya. Laporan terkait BLSM banyak terjaid karena salah sasaran dan pendataan. Pembayaran listrik pra bayar bayak dikeluhkan masyarakat karena nilai nominalnya yang terkadang tidak sesuai dengan penggunaan. Tanah sengketa yang banyak dijual dibawah tangan marak terjadi di daerah Sleman. “Untuk orang terlantar yang akan menata hidupnya sangat sulit mendapat identitas resmi dikarenakan mereka lahir di jalan dan tidak pernah tercatat,” ujarnya. Respon LOD atas aduan masyarakat cukup beragam tergantung dari bobot permaslahannya. “Ada persdsolaan diman kita pertemukan kedua belah pihak ada juga yang kami temui satu per satu. Untuk pengrusakan BCB Smu 17, respon dari kepolisian sangat cepat dengan membentuk tim yang berasal dari Polda, Dinas Kebudayaan dan LSM,” ujarnya. Haris Sutarto, anggota Komisi A DPRD DIY menanggapi adanya komunikasi secara efektif antara LOD dan Komisi A sudah merupakan langkah positif bagi perbaikan layanan public di DIY. “Kami menyambut baik silakan berikan informasi sebanyak mungkin beserta perkembangannya terkait aduan dari masyarakat,” katanya. (hms.ed)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*