LSN (Lembaga Strategis Nasional) audiensi dengan Dewan

 

DSC_0145Kamis, (18/9) Syarif Direktur LSN bersama rekan mndatangai DPRD DIY beraudi. Lembaga Swasta yang membawa Visi Sebagai mitra strategis pemerintah, pemerintah daerah, masyarakat dan swasta dalam menyusun dan melaksanakan gagasan yang berorientasi pada good governance, clean governance dan good public service.

Dalam kesempatan aduidensi ini juga di hadiri anggota dewan Suroyo , sambudi dan subarno. Kemudian pimpinan DPRD DIY sementara yoke indra agung laksana membuka dan memulai audiensi yang di laksanakna di ruang Lobby DPRD DIY selanjutnya mempersilahkan kepada Syarif selaku direktur LSN memaparkan maksud dan tujuan datang ke lembaga legislatif. Ada pun maksud dan tujuan dari memberi masukan dan sharing pendapat terhadap kajian peran dan fungsi anggota dewan.

Syarif juga menyampaikan hasil survey yang pernah dilakukan bahwa teman-teman anggota dewan terfokus kepada nomimal budjeting. Dengan hanya terfokus pada anggaran kemanfaatan anggaran bukan pada kebijakan budjeting sehingga anggaran sering tidak terasa manfaatnya. Oleh karena itu LSN siap untuk memeberikan hasil kajian serta menyuiplai data agar politik anggaran semakin baik.

Yoeke indra agung laksana menyampaikan teman-teman anggota dewan DPRD DIY semenjak periode masa jabtan 2009-2014 sudah tidak lagi terfokus pada nominal anggaran saja, sekarang kita harus melalui KUA -PPAS (Plafon Prioritas Anggaran Sementara) Guna menguji kebutuhan masyarakat. DPRD memang mempuyai sedikit kendala dalam aksellerasi untuk membuat kebijakan. Sebagai contoh DPRD DIY 2009-2014 mengisiatif Perda Benca alam itu membutuhkan waktu tidak sebentar 8 bulan. Faktor kurangnya akselerasi tersebut bila di lihat dari fungsi legislasi kita belum mempunyai sitem untuk mengcover tersebut, misalnya anggaran untuk meriset suatu perda inisiatif dibanding dengan perda dari pemrintah tentu berbeda.

Yoeke juga menawarkan 3 pola kepada LSN pertama, apbila alat kelengkapan dewan terlah terbentuk nati saya fasilitasi LSN unutk memberikan sumbangsing pada prolegda 2015. kedua, jalin komunikasi dengan fraksi-fraksi untuk kebutuhan data dan riset terkait kebijakan. Dan ketiga, bila alat komisi-komisi juga telah terbentuk LSN juga bisa masuk. DPRD DIY terbuka untuk masukan-masukan dan sumbangsing dari elemen masyarakat untuk kemajuan peran serta fungsi anggota dewan DPRD DIY. (hms/az)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*