Pansus DPRD Kota Medan Pelajari Perda Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan

Jogja, dprd-diy.go.id – Rabu, (8/02/2017) Panitia Khusus (Pansus) pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) DPRD Kota Medan berkunjung ke DPRD DIY guna mendapatkan reverensi terkait kemitraan perusahaan dalam tanggung jawab sosial dan lingkungan. Kunjungan yang diterima ketua DPRD DIY, Yoeke Indra Agung Laksana tersebut diterima dengan baik. Yoeke sapaan akrab Yoeke Indra Agung Laksana menuturkan DIY telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TSLP). “Setiap perusahaan yang berbadan hukum harus memiliki program Corporate Social Responsibility (CSR).

Selain itu, dalam kunjungan tersebut juga disebutkan bahwa CSR yang sudah berjalan dengan baik di DIY ialah Kabupaten Kulonprogo. Kabupaten Kulonprogo, CSR kebanyakan digunakan untuk bedah rumah. Selain digunakan untuk bedah rumah, CSR digunakan untuk bedah pasar, bedah tempat-tempat ibadah serta membuat taman lingkungan.

Adapun CSR DIY, disebutkan Rusnarida dari Disnakertrans telah banyak dilakukan perusahaan uintuk meningkatkan kesejahteraan pegawai serta lingkungan perusahaan.  Rusnarida juga menyebut sebelumnya CSR sudah diterapkan dan menjadi kewenangan Dinas Sosial. Hal tersebut diamine Sri Mulyani dari Bappeda DIY. “CSR kesejahteraan sosial sudah ada sejak tahun 2012 dan fokus menangani sosial.” Ia bercerita bahwa awalnya CSR kesejahteraan sosial ialah amanah dari kementerian sosial yang ditangkap oleh Dinas Sosial yang saat itu diketuai Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Pembayun. “Adapun Perda ini dulunya merupakan inisiatif dewan terutama komisi B.” Jelasnya. (S)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*