Pembahasan Raperda/Raperdais Memasuki TriwulanKe-II

Jogja, dprd-diy.go.id – Selasa, (20/03/2018) DPRD DIY tengah membahas Rencana Peraturan Daerah/ Daerah Istimewa (Raperda/Raperdais) triwulan ke-II. Berdasarkan keputusan DPRD DIY nomor 86/K/DPRD/2017 tentang Progam Pembentukan Peraturan Daerah Dan/ Atau Peraturan Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2018, terdapat 18 raperda/raperdais.

Di antara 19 Raperda/Raperdais yaitu Raperda tentang Penyelenggaraan Kearsipan, Cadangan Pangan DIY, Perubahan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2017-2022, Rencana Tata Ruang Wilayah DIY Tahun 2018-2038, Rencana Pembangunan Industri DIY 2018-2038, Rencana Pembangunan dan Pengembangan Perumahan dan Kawasan Kumuh, Kelembagaan Pemerintah Daerah DIY, Kewirausahaan, Energi Terbarukan, Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil DIY tahun 2018-2038, Rencana Induk Pengembangan Wisata tahun 2018-2038, Tambahan Modal pada Perseroan Terbatas Bank Pembangunan DIY, Pengelolaan dan Pemanfaatan Informasi Pemerintahan Daerah, Ketahanan Keluarga, dan Pembentukan Produk Hukum Daerah.

Sedangkan tiga Raperda/Raperdais bersifat kumulatif terbuka pada tahun 2018 meliputi Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2017, Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja DaerahTahun Anggaran 2018, dan Anggaran Pendapatan Daerah Tahun 2019. Dalam pelaksanaannya, raperda tersebut diakui Rendardi, sebagai pimpinan rapat, sedikit mengalami pergeseran. Misal, di Triwulan Pertama Raperda Energi Terbarukan yang diagendakan dilaksanakan di Triwulan ke-II, sudah dibahas di Triwulan ke-I. Hal tersebut disebabkan Raperda Energi Terbarukan sudah siap untuk dibahas.

Raperda/ Raperdais tersebut 13 diusulkan oleh Pemerintah Daerah, dan selebihnya merupakan inisiatif dari DPRD. Rendardi berharap, di Triwulan ke-II, Raperda disiapkan dengan matang sehingga saat pelaksanaan pembahasan tidak mengalami kendala yang berat.  (S)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*