Penetapan Wakil Gubernur DIY Menunggu SK dari Presiden

jumpa press dprd diyJumat sore setelah Rapat Paripurna tentang Pengawasan atas Pelaksanaan Program/kegiatan yang didanai Dana Keistimewaan (Danais) selesai (08/01/2016) pimpinan DPRD DIY Yoeke Indra A. Ketua DPRD DIY didampingi tiga wakilnya : Arif Noor Hartanto, Rani Widayati, dan Dharma Setiawan mengadakan conference press di ruang transit lantai 1 DPRD DIY yang di hadiri dari berbagai media cetak maupun elektronik.

Inung sapaan akrab Arif Noor Hartanto wakil ketua DPRD DIY memulai menyampaikan informasi bahwa dari pihak Kadipaten pada pukul 11 .10 WIB Kanjeng Pangeran Haryo Kusuma Parasto dengan di temani kerabatnya menyampaikan surat kepada DPRD DIY melalui Sekretaris DPRD DIY. Surat itu ada dua isinya. “Pertama, Surat yang di sampaikan pemberitahuan Jumeneng Dalem sesuai dengan amanat UU Keistimewaan dan yang kedua usulan untuk pengisian pengganti bagi Wakil Gubernur DIY seiring wafat Pakualam ke 9.”

Menurut Yoeke, surat pemberitahuan Jumeneng Dalem ini merupakan salah satu persyaratan utama sebagaimana Pasal 28 Ayat 5a UUK 13 Tahun 2012. ‘’Surat pemberitahuan ini akan menjadi dasar DPRD DIY untuk pembentukan panitia khusus yang terdiri dari fraksi-fraksi,’’ ungkap dia

Inung tambahkan bahwa dalam Penetapan Wakil Gubernur akan melalui tahapan-tahapan sampai pada akhirnya DPRD DIY mengeluarkan Keputusan DPRD DIY (penetapan Pakualam ke 10 sebagai wakil gubernur DIY) pada Rapat Paripurna yang di jadikan lampiran surat ke Ketua Dewan memohon kepada Presiden di jadikan SK.

“Ini semua akan jalan apabila secara de facto dan de jure wakil gubernur itu kosong, secara de factonya ada. Tapi secara de jure belum keluar SK penetapan pemberhentian pakualam ke-9 wakil gubernur dari Presiden. “ Inung mengingatkan

Dewan telah mengirim surat permohonan penerbitan SK penetapan pemberhentian tersebut kepada Presiden melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sejak 30 November 2015.

Sementara itu, Dharma Setiawan mengatakan, dengan adanya surat pemberitahuan dari Pakualam “ini ialah hal yang bisa dikatakan sebagai tonggak pelaksanaan UUK No 13 Tahun 2012 dan Perdais penetapan.”

Rani widayati berharap ‘’Mudah-mudahan proses penetapan wakil gubernur DIY berjalan lancar. Supaya kekosongan wakil gubernur segera terisi. (az)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*