Pengemudi Betor Meminta Dibuatkan Perda Izin Operasi

DSC_0035 (280x186)Puluhan pengemudi betor (becak motor) yang tergabung dalam Organisasi Becak Motor Yogyakarta (OBMY) melakukan orasi di depan Gedung DPRD DIY, Kamis (28/01). Parmin, Kordum OBMY mengatakan dikeluarkannya Surat Edaran Gubernur DIY No. 551.2/0316 tentang Larangan beroperasinya becak motor. Adapunj dari keputusan tersebut membuat pihak kepolisian mengeluarkan surat B/1140/V/2006 yang intinya juga melarang kendaraan modifikasi itu. Aturan tersebut dianggap memberatkan, karena kendaraan ini merupakan hasil inovasi untuk mensiasati kekurangan fisik yang sudah tidak muda lagi sementara kebutuhan hidup sehari – hari tidak mengenal waktu. “Kebutuhan hidup yang semakin meningkat membuat kami melakukan modifikasi itu. Apalagi dari sisi usia, kami semakin tua tetapi harus tetap memenuhi tuntutan untuk hidup,” kata Parmin. Untuk memperjuangkan nasib betor, OBMY meminta betor diberikan payung hukum yang jelas, sehingga dalam menjalankan kegiatannya tidak lagi ditilang oleh kepihak kepolisian. Setelah hampir dua jam berorasi, OBMY bersama LBH Yogyakarta selaku pendamping ditemui pimpinan DPRD DIY Kol. (purn) H. Sukedi. “Kami berusaha memfasilitasi tuntutan betor. Namun untuk saat ini sesuai dengan keputusan Biro Hukum DIY tetap melarang kendaraan itu untuk beroperasi,” katanya. Pihaknya berjanji akan mengagendakan pertemuan untuk menyampaikan aspirasi dari para pengemudi betor ke tingkat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah. (hms.ed)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*