Peningkatan Kapasitas Calon Legislatif Perempuan

DSC_0153 (320x213)Kaukus Parlemen Perempuan DPRD DIY kembali menggelar seminar dengan tema “Peningkatan Kapasitas Perempuan Calon Legislatif terhadap Fungsi DPRD dalam Bidang Legislasi” yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna Lt. II Gedung DPRD DIY, Sabtu (31/08). Esty Wijayanti, Ketua Kaukus Parlemen DIY dalam sambutannya mengatakan seminar tersebut bertujuan agar para calon legislatif perempuan mempunyai bekal kemampuan menghadapi PEMILU 2014. “Upaya strategis menghadapi PEMILU 2014 harus dibarengi dengan peningkatan kapasitas diri. Jangan sampai wanita hanya sebagai penggenap kuota semata, melainkan sebagai ujung tombak pembuat kebijakan,” ujar esty yang juga anggota DPRD DIY. Materi pertama disampaikan Eny Nurbaningsih, Dosen Tata Negara dari UGM, Salah satu pintu yang dapat dianggap strategik untuk menyuarakan kepentingan perempuan dalam membangun bangsa adalah pintu parlemen (DPR). Setelah UUD 1945 diamandemen (1999-2002), kedudukan DPR semakin diperkuat dalam mengemban fungsi-fungsi keparlemenan. Hal ini dipertegas dalam Pasal 20 A ayat (1) bahwa DPR memiliki fungsi legislasi, fungsi anggaran, dan fungsi pengawasan”. Fungsi legislasi dilaksanakan sebagai perwujudan DPR selaku pemegang kekuasaan membentuk undang-undang. Fungsi anggaran dilaksanakan untuk membahas dan memberikan persetujuan atau tidak memberikan persetujuan terhadap rancangan undang-undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dajukan oleh Presiden. Fungsi pengawasan dilaksanakan melalui pengawasan atas pelaksanaan undang-undang dan APBN.  Dari ketiga fungsi tersebut, fungsi legislasi baik di pusat maupun di daerah memegang peran utama karena bertalian dengan pembentukan kebijakan. “Melalui fungsi ini parlemen sebagai wakil rakyat dapat memasukkan aspirasi dan kepentingan masyarakat yang diwakilinya ke dalam pasal-pasal undang-undang/Perda, dalam rangka mengubah perilaku masyarakat menjadi lebih baik sesuai pemikiran “law is a tool of social engeneering”, ujarnya. (hms.ed)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*