Pentingnya Pendidikan Karakter DIY

DSC_0855Seminar kemitraan bertema Implementasi Pendidikan Karakter di DIY pada Selasa (30/9) bertempat di Hotel Grage Malioboro dengan narasumber Prof. Dr. Ki Supriyoko, M.Pd dan Widowati Pusporini, S.Si.,M.Pd dengan dimoderatori oleh Ketua Fraksi PDIP, Eko Suwanto.

 Sesuai dengan yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945 mencerdaskan kehidupan bangsa adalah salah satu tujuan konstitusional Negara Republik Indonesia. Oleh karena itu, Eko Suwanto berharap agar praktek-praktek yang bertentangan dengan konstitusi dapat dihindari dengan adanya pembangunan karakter pada diri pribadi yang ditanamkan sejak dini. Selaras dengan itu, akademisi Universitas Taman Siswa, Ki Supriyoko menjelaskan bahwa pendekatan pembangunan karakter yang dimulai sejak dini akan tertanam kuat pada diri seseorang. Seperti yang terjadi di Jepang, beliau menambahkan jika anak muda di Negeri Sakura tersebut cenderung menghormati orang yang usianya lebih tua meskipun kemajuan tekhnologi berkembang pesat di negara tersebut. Hal itu terjadi karena pembangunan karakter telah ditanamkan semenjak kecil secara turun temurun. Kebiasaan tersebut sangat perlu diterapkan di Indonesia khususnya Daerah Istimewa Yogyakarta.

Penanaman karakter tidak melulu dilakukan pada tingkat sekolah, sangat diperlukan adanya koordinasi antara sekolah, keluarga dan lingkungan dimana seseorang itu berada sehingga karakter yang tertanam dapat melekat erat. “Daerah Istimewa Yogyakarta dengan Sultan yang bertahta sebagai Gubernur yang senantiasa memikirkan nasib rakyatnya cukup untuk menjadi provinsi teladan penanaman karakter”, tambah Ki Supriyoko.

“Pendidikan karakter yang harus diterapkan tidak menjadi pesimisme pemerintah, tapi menjadi sebuah tantangan untuk menghasilkan regulasi yang melahirkan karakter dan watak Indonesia”, tutup Eko Suwanto.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*