Percepatan Implementasi Peta Desa

Jogja, dprd-diy.go.id – Senin, (2/02/2017), DPRD DIY menyelenggarakan Forum Group Discussion dengan tema Percepatan Implementasi Peta Desa di Ruang Rapur Lt. 2 yang dihadiri kurang lebih 50 orang berasal berbagai lembaga baik pemerintah maupun swasta serta Perguruan Tinggi.

Sebagaimana disampaikan oleh Lina Wahyuni selaku narasumber bahwa Progam Pemetaan Desa merupakan cikal bakal dari satu nawacita mengenai pembangunan Indonesia yang dimulai dari pinggiran dengan cara memperkuat daerah desa dalam kerangka negara kesatuan. “Amanat nawacita tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.” Tuturnya. Selain itu, penyediaan peta skala besar sebagaimana yang diamanatkan UU Nomor 4 Tahun 2011 tentang Informasi Geospasial juga disebut sebagai latar belakang  dari perecepatan implementasi peta  desa.

Tujuan dari percepatan implementasi peta desa ialah untuk mendukung kegiatan pembangunan baik saat perencanaan, pelaksanaan, dan pemantauan. Adapun dasar hukum penyelenggaraan pemetaan desa adalah UU No. 6 Tahun 2014 UU desa yang terdiri dari empat pasal.

Pertama, Pasal 8-3F : Batas Wilayah Desa dinyatakan dalam bentuk Peta Desa ditetapkan  dalam peraturan Bupati/Walikota. Kedua, Pasal17-2: Peraturan Daerah Kabupaten/Kota terkait pembentukan, penghapusan dan penggabungan dan perubahan status desa disertai lampiran peta batas wilayah Desa. Ketiga, Pasal 83-1 :Kawasan Perdesaan adalah kawasan yang mempunyai kegiatan utama pertanian, termasuk pengelolaan sumber daya alam dengan susunan fungsi kawasan sebagai tempat permukiman perdesaan, pelayanan jasa pemerintahan, pelayanan sosial, dan kegiatan ekonomi. Keempat, Pasal 83-3 : Cakupan Kawasan Perdesaan meliputi Penggunaan dan Pemanfaatan wilayah Desa dalam rangka penetapan kawasan pembangunan sesuai Rencana Tata Ruang (RTR)  Kabupaten /Kota, Pelayanan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat perdesaan, Pembangunan infrastruktur, peningkatan ekonomi perdesaan, dan pengembangan teknologi tepat. (S)

 

 

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*