Rapat Kerja Komisi B dengan BKPM

IMG_6078Rapat kerja Komisi B DPRD DIY dengan SKPD Mitra Kerja, BKPM, Rabu (5/8) berjalan dengan sangat baik dan lancar. Rapat yang membahas Laporan Semester I dan Prognosis 6 Bulan Berikutnya APBD 2015 dipimpin oleh Janu Ismadi, Ketua Komisi B. Anggota Komisi B lain yang hadir dalam rapat kerja tersebut, yaitu RB. Dwi Wahyu B, Sudarto, Arif Setiadi, Marthia Adelheida, Danang Wahyu, Nur Sasmito dan Suparja. Sementara dari BKPM yang hadir adalah Kepala BKPM, Totok Prianamto disampingi staf beserta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) DIY.

Setelah pemaparan Laporan Realisasi Semester I dan Prognosis 6 Bulan berikutnya oleh¬† Kepala BKPM, Totok Prianamto, tanggapan baik berupa pertanyaan maupun saran perbaikan disampaikan oleh anggota Komisi B. Arif Setiadi, dari Fraksi Partai Amanat Nasional mempertanyakan mengenai masih rendahnya capaian yang rata-rata berkisar 30% sampai dengan pertengahan tahun ini. Oleh karena itu, Arif meminta agar BKPM meningkatkan kinerjanya agar program dan kegiatan yang telah dicanangkan dapat tercapai dengan sebaik-baiknya. Sementara prognosisnya mengenai pendapatan dipandang masih belum mempertimbangkan capaian kinerjanya. “Mestinya kalau saat ini telah mampu mencapai Rp. 160 juta dari target sebesar Rp. 220.000, maka target pendapatan¬† menyesuaikan dengan menaikkan target pendapatannya untuk 6 bulan berikutnya.” jelasnya. Dalam kesempatan itu, Arif juga merekomendasikan agar untuk tahun berikutnya kegiatan perluasan jaringan dapat dilakukan pada awal-awal tahun. “Asumsinya luasan jaringan dilakukan pada awal tahun untuk mendorng optimalisasi sebagai efek dominonya untuk mendongkrak pertumbuhan ekonominya”, jelasnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Danang Wahyu B dari Fraksi Partai Gerindra, yang masih melihat bahwa antara pendapatan dan belanja BKPM masih belum tampak relevansinya. Selain itu, hal lain terkait dengan laporan dan prognosis ini juga disampaikan oleh Sudarto. “Mohon dijelaskan mengapa suatu kegiatan realisasinya kok bisa pas gitu, lho?,” ungkapnya. Hal lain yang ditekankan oleh Komisi B agar BKPM terus melakukan monitoring dan evaluasi mengenai kerjasama-kerjasama yang sudah ada agar bisa dioptimalisasikan.

Menanggapi beberapa pencermatan dari Komisi B tersebut, Kepala BKPM, Totok Prianamto menjelaskan bahwa terkait dengan saran perlunya pengkajian kembali target pendapatan akan diperhatikan. Sedangkan masalah anggaran kegiatan yang dapat dicapai pas 100% karena kegiatan itu berupa kegiatan bintek. Sementara terkait dengan saran agar BKPM melakukan optimalisasi kerjasama sangat dipertimbangkan. “Selama ini kami melakukan evaluasi terhadap beberapa kerjasama. Kerjasama yang menguntungkan bagi DIY akan dipertahankan seperti beberapa kerjasama DIY dengan Jepang, Korea dan Mesir,” jelasnya. (Pat N)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*