RAPBD DIY Tahun Anggaran 2015 Resmi di tetapkan

Akhir pekan di penghujung November menjadi hari yang lebih padat bagi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (DPRD DIY). Selama Jum’at dan Sabtu (28 dan 29/11), anggota dewan berkejaran dengan waktu untuk merampungkan pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) DIY Tahun Anggaran 2015. Melalui serangkaian rapat paripurna yang digelar sebanyak lima kali itu, anggota dewan beserta Gubernur DIY pun resmi menetapkan RAPBD DIY Tahun Anggaran 2015 pada Sabtu malam menjelang pergantian hari.

APBD adalah rencana anggaran tahunan daerah dalam bentuk peraturan daerah (perda) yang merupakan instrumen utama untuk melaksanakan kebijakan dalam satu tahun anggaran. Dalam penyusunannya, APBD melibatkan berbagai pihak yang berkompeten. Sebelum memasuki era otonomi daerah, penyusunan APBD didominasi oleh pihak eksekutif. Sedangkan pada era otonomi daerah, penyusunan APBD harus mengedepankan partisipasi dan akuntabilitas publik.

Pembahasan Rancangan Perda DIY tentang APBD DIY Tahun Anggaran 2015 didasarkan pada Keputusan DPRD DIY Nomor 51/K/DPRD/2014 tentang Mekanisme Pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (PPAS) APBD DIY Tahun Anggaran 2015; Keputusan DPRD DIY Nomor 52/K/DPRD/2014 tentang Pembentukan dan Susunan Personalia Keanggotaan Badan Anggaran DPRD DIY yang ditetapkan pada Rapat Paripurna I pada Jum’at (28/11) pukul 15.00 WIB; serta rapat Konsultasi antara Pimpinan DPRD dengan pimpinan Fraksi-Fraksi DPRD DIY pada tanggal 27 dan 28 Nopember 2014.

Adapun pembahasan Rancangan Perda tentang APBD DIY Tahun Anggaran 2015 berdasarkan tata tertib DPRD DIY dilakukan melalui dua tingkat pembicaraan. Pembicaraan Tingkat I, melalui Rapat Paripurna II yang menyampaikan penjelasan/penghantaran Gubernur DIY terhadap Nota Keuangan Rancangan APBD DIY Tahun Anggaran 2015 yang dilaksanakan pada pukul 20.00 WIB. Selanjutnya, pada Rapat Paripurna III yang digelar pada pukul 21.00 WIB, fraksi-fraksi di DPRD DIY menyampaikan pemandangan umum terhadap Penjelasan/Penghantaran Gubernur DIY mengenai Nota Keuangan Rancangan APBD DIY Tahun Anggaran 2015.

Esoknya (29/11), pada Rapat Paripurna IV pukul 10.00 WIB mengemukakan tanggapan Gubernur DIY terhadap pandangan umum fraksi. Usai rapat paripurna tersebut, pada pukul 12.00 WIB hingga sore itu diselenggarakan Rapat Kerja Badan Anggaran DPRD DIY dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah DIY dengan agenda pembahasan, harmonisasi dan finalisasi Rancangan Perda tentang APBD DIY Tahun Anggaran 2015.

Pada Pembicaraan Tingkat II, melalui Rapat Paripurna V yang digelar pada pukul 22.00 WIB memasuki tingkatan terakhir dengan agenda pengambilan keputusan terhadap Bahan Acara Nomor 33 Tahun 2014, yaitu Persetujuan Bersama antara Pemerintah DIY dengan DPRD DIY terhadap Rancangan Perda DIY tentang APBD DIY Tahun Anggaran 2015. Lalu dilanjutkan Gubernur menyampaikan pendapat akhirnya.

Berikut adalah hasil pembahasan terhadap Rancangan Perda APBD DIY Tahun Anggaran 2015. Dari segi Pendapatan, dalam Rancangan APBD Tahun Anggaran 2015, Target Pendapatan Daerah sebesar Rp 3.386.943.133.717,20 yang terdiri dari Target Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp. 1.415.880.354.379,20; Dana Perimbangan sebesar Rp 1.046.869.045.263 dan Lain-Lain tentang Pendapatan Daerah Yang Sah sebesar Rp.924. 193.733.475 yang di dalamnya termasuk Dana keistimewaan. Untuk biaya Belanja Daerah pada RAPBD DIY Tahun Anggaran 2015 direncanakan sebesar Rp 3.669.426.462.513,24 yang terdiri dari Belanja Tidak Langsung sebesar Rp 1.127.237.713.629,24 dan Belanja langsung sebesar Rp.2.542. 188.748.884. Dengan Pendapatan dan Belanja Daerah yang dianggarkan tersebut, RAPBD DIY Tahun Anggaran 2015 mengalami Defisit sebesar Rp. 282.483.329.396,04.

Dalam Hal Pembiayaan, RAPBD DIY Tahun Anggaran 2015 terdiri dari Penerimaan Pembiayaan yang direncanakan sebesar Rp. 292.483.329.396,04. Sedangkan Pengeluaran Pembiayaan direncanakan sebesar Rp 10.000.000.000. Sehingga pembiayaan netto sebesar Rp. 292.483.329.396,04.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*