Raperda tentang perlindungan terhadap korban perdagangan orang (trafficking) segera masuk pembahasan

Rapat paripurna Rabu (14/5/2014) telah memutuskan untuk membentuk Pansus serta kelengkapannya yang membahas raperda tentang perlindungan terhadap korban perdagangan orang (trafficking)  yang terbentuk dalam Pansus Bahan Acara (BA) 10 tahun 2014, Rapat Paripurna yang juga dihadiri Gubernur DIY  serta seluruh Pimpinan SKPD ,  diawali dengan Pemandangan Umum Fraksi-fraksi terhadap rencana perjanjian kerjasama antara Pemda DIY dengan Pemerintah Provinsi Shanghai Republik Rakyat Tiongkok dengan juru bicara masing-masing, Selanjutnya Fraksi juga menanggapi pendapat Gubernur DIY tentang perlindungan terhadap korban perdagangan orang (trafficking) yang merupakan Raperda Inisiatif DPRD..

Setelah selesai fraksi-fraksi  menanggapi Pendapat Gubernur, Rapat Paripurna dilanjutkan dengan Jawaban Gubernur terhadap Pandangan Umum Fraksi-fraksi mengenai rencana perjanjian kerjasama antara Pemda DIY dengan Pemerintah Provinsi Shanghai Republik Rakyat Tiongkok.

Rapat Paripurna dilanjutkan dengan  membentuk Pansus Bahan Acara (BA) 10 tahun 2014 yang akan membahas tentang perlindungan terhadap korban perdagangan orang (trafficking) dan juga Pansus BA 11 Tahun 2014 yang akan membahas persetujuan DPRD DIY terhadap rencana perjanjian kerjasama antara Pemda DIY dengan Pemerintah Provinsi Shanghai Republik Rakyat Tiongkok.

Dengan dibentuknya kedua Pansus tersebut mulai hari ini Jumat (16/5), Pansus akan melakukan   pendalaman terhadap bahan Acara masing-masing.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*