Raperdais tentang Tata Cara Pengisian Jabatan, Pelantikan, Kedudukan, Tugas dan Wewenang Gubernur dan Wakil Gubernur DIY resmi disahkan.

Rancangan Peraturan Daerah Istimewa (Raperdais) tentang Tata cara Pengisian Jabatan, Pelantikan, Kedudukan, Tugas dan Wewenang Gubernur dan Wakil Gubernur DIY akhirnya secara resmi disahkan dalam Rapat Paripurna DPRD kemarin (Selasa 31/3) di gedung DPRD DIY, dengan dipimpin oleh Ketua DPRD DIY  Youke Indra Agung Laksana, SE yang juga dihadiri oleh Gubernur, Wakil Gubernur dan seluruh Instansi di lingkugan Pemerintah DIY. Sebagaimana ramai dibicarakan oleh berbagai media,  Raperda yang juga dikenal dengan Raperda “suksesi” ini sempat menjadi polemik  berbagai macam komentar seputar suksesi, bahkan Sultan Hamengkubuwono X sempat mengeluarkan Sabdo tomo terkait dengan hal tersebut.

Kini Raperdais telah menjadi Perdais dengan ditandatanganinya Persetujuan Bersama antara DPRD dan Gubernur, semua fraksi di DPRD DIY sepakat dengan mufakat bulat menyetujui seluruh materi Rancangan Perdais tentang  Tata cara Pengisian Jabatan, Pelantikan, Kedudukan, Tugas dan Wewenang Gubernur dan Wakil Gubernur DIY. Dan pasal yang sempat menjadi pembahasan yang alot yakni materi raperdais pasal 3 ayat (1) huruf m yang menyangkut persyaratan yang harus dipenuhi calon Gubernur “Calon Gubernur menyerahkan daftar riwayat hidup yang memuat antara lain riwayat pendidikan, , pekerjaan, saudara kandung, istri dan anak…” disepakati berbunyi demikian,  sesuai dengan UU Keistimewaan DIY. Dengan demikian wacana untuk mengurangi / menambah bunyi pasal 3 ayat (1) huruf m, akhirnya dibatalkan. (mars)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*