SEMAR SEMBOGO “isitiqomah dengan UUK dan UUK untuk kesejahteraan”

semar sembogo Semar sembogo atau paguyuban dukuh se DIY bersama-sama datang menemui dewan di ruang rapur lantai dua DPRD DIY. Adapun yang membuat mereka datang adalah kekhawatiran akibat dari di keluarkannya sabda raja lalu. Rumor yang beredar ini bisa berakibat di tariknya keistimewaan yang di berikan. Tandas Sukiman ketua paguyuban semar sembogo

Lanjut sukiman, Terhadap pelaksanaan DIY sesuai UUK DPRD DIY mohon tegas, teguh, istiqomah dengan UUK. Sudah berjalan 3 tahun masih menjadi tanda Tanya bagi seluruh dukuh dan desa belum ada realisasi sampai ke desa akses dana istimewa, mari kembali kita ingatkan UUK/keistimewaan ini untuk menyejahterakan rakyatnya. Peristiwa yang terjadi di kraton harus diselesaikan dengan baik, sehingga tidak menghambat proses berjalannya UU Keistimewaan DIY.

Sukamto dewan berasal dari PKB mengapresiasi atas kehadiran bapak ibu dari semar sembogo, Kami tidak dapat menjawab secara pasti, tuntutan dan aspirasi akan kami tindak lanjuti bersama anggota dewan yang lain.  Beliau berpesan, tidak ingin jogja terjadi keributan berkepanjangan. Keistimewaan adalah jerih payah bersama. Saya ingin semuanya diselesaikan dengan baik, Janganlah ini menjadi onarnya jogja. Saya berharap masalah-masalah di bincangkan dengan santun, etis agar tidak terjadi gejolak. Jogjakarta milik kita semua, dan kita semua wajib menjaga ketentraman keistimewaan jogja.

Pimpinan dewan H. Yoeke Indra Agung Laksana, SE, secara umum Ini ada permasalahan terkait kelembagaan dan regulasi dewan akan fasilitasi semar sembogo bertemu dengan eksekutif.  Sampai saat ini Surat   resmi terkait sabda raja belum sampai ke DPRD DIY.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*