Seminggu Aksi Mogok Makan Tak Dapat Respon, WTT Kembali Beraksi

DSC_0190Seminggu melakukan aksi mogok makan di DPRD DIY, Wahana Tri Tunggal (WTT) kembali menggelar aksi. Ketua WTT Martono mengatakan, aksi kembali digelar karena aksi mogok makan tidak mendapatkan respon dari instansi terkait. “Seminggu sudah kami mogok makan tanpa respon apa pun.” Katanya saat berorasi di DPRD DIY.

Aksi kali ini dilakukan dengan membawa bukti bahwa tidak hanya beberapa saja yang menolak pembangunan bandara Kulonprogo. “Pejabat bilang yang menolak hanya 20 orang. Itu salah besar, karena kami jumlahnya ratusan.Bahkan dukungan terus berdatangan.” Tambah Martono.

200 dokumen penolak pembangunan bandara dibawa sebagai bukti. Di kesempatan yang sama, massa aksi juga membawa peta rawan bencana di wilayah pesisir Kulonprogo. Di peta tersebut digambarkan kerentanan bencana di daerah yang akan dijadikan bandara baru. “Pesisir selatan Jawa daerah rawan tsunami, termasuk Kulonprogo. Cilacap (Jateng) dan Ciamis(Jabar) yang terletak di selatan Jawa adalah daerah yang pernah diterjang tsunami.” Jelas Martono.

Aksi di gedung DPRD DIY kali ini tidak diterima, karena seluruh anggota dewan sedang melaksanakan tugas. Turyati staf Humas DPRD DIY memohon maaf dan surat audiensi yang dilayangkan sudah diterima. “Tinggal menunggu disposisi dari pimpinan. Jika sudah di disposisi, audiensi akan kami tindaklanjuti.” Kata Turyati.

Gagal menemui dewan, aksi menuju kepatihan. Keranda sebagai bentuk peryataan akan matinya sebuah keadilan dipikul diringi lagu dan orasi dari para aksi. (s)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*