Serikat Paguyuban PT JTT Kunjungi DPRD DIY Lagi

Serikat Paguyuban PT JTT datang ke DPRD DIY untuk mengklarifikasi bahwa insiden pengerusakan bukan dilakukan oleh karyawan, melainkan pihak luar, Kamis(21/11). Selain itu kedatangan Serikat Paguyuban PT JTT ingin membahas permasalahan BOK (Biaya Operasional Kegiatan) dan gaji yang tidak kunjung naik. Catur perwakilan dari serikat meminta penjelasan sejauh mana perihal kenaikan gaji, kemungkingan menjadi karyawan tetap dan BOK yang belum terealisasi. Dari rapat audiensi sejak dulu tuntutan yang dilakukan oleh Serikta Paguyuban PT JTT mengenai hal tersebut dan belum terealisasi sampai sekarang.
Audiensi tersebut diterima oleh Pimpinan DPRD DIY H. Yoeke Indra Agung L, SE., dan Arif Rahman Hakim dari Komisi C DPRD DIY. Selain itu Sekretariat DPRD DIY juga mengundang Dinas Perhubungan yang diwakili oleh Subagyo,SH., dan Manajemen PT JTT. Bambang selaku Direktur PT JTT menjelaskan perihal BOK yang ada tidak profesional dan proposional. Dalam menetapkan BOK pihak manajemen dimintai masukan. Dari pihak manjemen sendiri juga sudah transparan mengenai dana yang ada. Bambang juga meminta untuk DPRD lebih merinci agar perhitungan BOK disesuaikan. Arif Rahman Hakim menambahkan pada saat ini sedang dibahas perihal perjanjian kerjasama di pansus. Sehingga usulan-usulan yang ada pada saat audiensi akan dibawa ke pansus. Dan diharapkan titik temu untuk semua kepentingan.
Yoeke Indra Agung L, memberi kesimpulan, “Segala sesuatunya sudah sesuai dengan aturan pembahasannya. Saya akan membuat resume secara resmi ke ketua pansus. Sehingga dapat dibahas dipansus.” (hms.srd)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*