Serikat Perempuan Mataram Tolak Diskriminasi   

 

DSC_0010

Belasan perempuan dari Serikat Perempuan Mataram melancarkan aksi damai menuntut kesetaraan hak dalam penyusunan Raperdais di halaman Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY, Selasa (3/3).

Pembahasan raperdais ini memang masih menjadi polemik yang cukup lama terutama soal Pasal 3 huruf (m). Klausul dalam UUK tersebut sebaiknya direvisi dengan tulisan “istri/suami” agar tidak ada perbedaan feminitas dan maskulinitas. Perjuangan RA Kartini, Nyi Ageng Serang, Dewi Sartika, Cut Nyak Dien dan pahlawan wanita lainnya yang telah berjuang untuk emansipasi perempuan agar perempuan mendapatkan hak sama dengan laki-laki sama mereka anggap tidak dipedulikan.

“Serikat Perempuan Mataram tidak menginginkan adanya diskriminasi di dalam Perdais. Perempuan punya hak yang sama dengan laki-laki baik di birokrasi, politik, atau pemerintahan”, tuntutnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*