Sertifikasi Bahan Pangan Jamin Mutu Makanan

DSC_0333 (420x279)Acara blocking time yang disiarkan langsung oleh TVRI pada Rabu (5/03) dengan tema Penjaminan Mutu dan Kemanan Pangan Segar. Dilaksanakan di lobby Hotel Sahid Rich Yogyakarta dihadiri oleh narasumber, anggota pansus Agus Mulyono, Arofa Indriyani dari BKPP DIY, dan dari UGM Prof. Dr. Ir. Mashuri. Serta audiens dari Komunitas MGMP, PGRI Sleman, Mahasiswa Stikes Ahmad Yani, Mahasiswa Fakultas Pertanian UGM, dan mahasiswa Fakultas Ekonomi UNY.

Ketersediaan pangan di DIY pada saat ini sudah cukup, namun akhir-akhir ini keberadaanya sudah terkontaminasi oleh obat-obatan dan makanan instan. Masyarakat harus mengkonsumsi pangan yang sehat dan bebas dari kontaminasi obat-obatan pestisida untukĀ  menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas, terlebih dengan slogan Yogyakarta sebagai kota pendidikan.

Dengan adanya Perda Penjaminan Mutu dan Keamanan Pangan Segar, pengawasan terhadap bahan pangan lebih terjamin. Masyarakat dapat terhindar dari pangan yang tercemar sisa pestisida, bakteri, dan bahkan pangan import yang diberi zat formalin dapat menimbulkan dampak bahaya bagi tubuh jika dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama. Dalam rangka menjamin mutu di DIY dibentuk badan standarisasi dan sertifikasi. Biaya sertifikasi selama masa sosialisasi sampai pada 5 tahun kedepan diberikan gratis kepada petani. Diharapkan nantinya seluruh bahan pangan yang terdapat di DIY harus terjamin aman dengan terteranya standar keamanan pangan, baik bahan pangan yang ada di pasar tradisional maupun modern. Begitu juga bahan pangan yang berasal dari luar DIY, kepadanya diwajibkan untuk mengecek standar mutu pangan agar seluruh bahan pangan di DIY terjamin mutunya. (hms.efm)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*