Solidaritas Pemuda Bela Pekerja

Tidak hanya para buruh yang beraksi menuntut pencabutan PP No.78/2015 tentang pengupahan. Begitu juga dengan front perjuangan pemuda Indonesia. Bersamaan dengan Hari Sumpah Pemuda, para pemuda yang terdiri dari mahasiswa beraksi di DPRD DIY.

Orasi dilakukan secara bergantian, termasuk Wahana Tri Tunggal (WTT) yang melakukan aksi mogok makan  di depan DPRD DIY. Di antara tuntutan yang disampaikan solidaritas pemuda yakni Gubenur mencabut PP pengupahan, perserikatan buruh dilibatkan dalam menentukan upah minimum satu tahun,menambah komponen KHL menjadi 84 item, menuntut kementerian tenaga kerja dan Dinas Tenaga Kerja melakukan pengawasan terhadap perusahaan,mengecam aksi perusahaan yang memberanguskan perserikatan buruh, penghapusan sistem kontrak /outsourcing, menciptakan lapangan kerja yang layak bagi keberlangsungan hidup, dan membangun hubungan industrial nang demokratis di seluruh unit usaha Indonesia.

Aksi tersebut diterima Arif Noor Hartanto.Wakil pimpinan dari fraksi PAN tersebut berjanji akan melakukan pengawasan ke Dinas Ketenaga Kerjaan. “Terkait perubahan pengupahan telah kami dorong terus dewan pengupahan agar menyampaikan ke Gubenur.” Tutur Arif Noor Hartanto.(S)

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*