Tidak Mengacu Sepenuhnya, Tapi Tidak Pula Mengabaikan

Jogja, dprd-diy.go.id – Senin, (23/1/2016) DPRD DIY kedatangan tamu dari DPRD Provinsi Bangka Belitung. Djunaedi, selaku rombongan tamu mengaku memilih DPRD DIY, karena dipandang memiliki tatanan kelembagaan yang tepat dijadikan rujukan. Menanggapi hal tersebut  Wakil Ketua DPRD DIY, Arif Noor Hartanto berterimakasih atas kepercayaan Djunaedi.

Inung Arif Noor Hartanto mengungkapkan  kaitannya dengan kelembagaan, DIY diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan DIY. “Bagaimana posisi UU Nomor 13, dengan adanya Peraturan Pemerintah nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah?” Pancing Inung.

Inung menjelaskan keberadaan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2016 yang termasuk turunan dari UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah serta adanya perubahan pembagian urusan pemerintahan antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten dan Kota tidak menjadi persoalan yang membingungkan. “Mengapa, karena DIY istimewa.” Ucap Inung.

Lebih lanjut Inung menjelaskan, meskipun DIY istimewa, bukan berarti sewenang-wenang dan menabrak UU atau PP. Artinya, adanya PP Nomor 18 Tahun 2016 tidak lantas menjadikan  DIY mengacu pada semuanya, namun tidak pula mengabaikan.

Inung juga menjelaskan terkait lembaga baru yang berfungsi khusus menasehati Gubenur DIY. “Namanya Paramparapraja.” Inung mengaku sempat protes jika nasehat Paramparapraja terhadap Gubenur bersifat eksklusif. “Logikanya, jika nasehat bersifat ekslusif, gaji untuk Paramparapraja dari uang pribadi gubenur, bukan dari APBN.” Tandasnya.

Alasan tersebutlah yang menjadikan Inung berpandangan, karena Paramparapraja digaji oleh APBN begitu juga jika semisal dibutuhkan untuk berkunjung ke daerah lain maka nasehat Paramparapraja atas Gubenur harus bersifat terbuka. Masyarakat berhak paham dan mengerti apa saja yang sudah dikerjakan Paramparapraja kaitannya sebagai lembaga penasehat Gubenur.(S)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*